Yudisium FISIP Unigoro Lahirkan 65 Sarjana, Ketua YSB Berpesan ini

81
Foto : 65 Mahasiswa saat ikuti Yudisium Sarjana Strata 1 Program Studi Administrasi Publik - Fisip Unigoro, Minggu (15/09/2019).
Foto : 65 Mahasiswa saat ikuti Yudisium Sarjana Strata 1 Program Studi Administrasi Publik - Fisip Unigoro, Minggu (15/09/2019).

Bengawanpost.com, Bojonegoro – Yudisium Sarjana Strata 1 Program Studi Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Bojonegoro (Fisip Unigoro) pada Minggu (15/09/2019) menetapkan 65 mahasiswa menjadi sarjana.

Acara yang dilaksanakan di Gedung Lt. 2 Fakultas Fisip Unigoro tersebut dimulai pada pukul 11.00 WIB dan dihadiri oleh para pejabat di Universitas Bojonegoro, Ketua Yayasan Suyitno Bojonegoro, Rektor Unigoro dan Guru Besar FISIP Untag Surabaya, Prof. Dr. Agus Sukristyanto, MS.

Dekan Fisip Unigoro, Dr. Rupiarsieh, M.Si. dalam sambutan awalnya menyampaikan selamat kepada para mahasiswa yang telah berhasil mendapat gelar S.A.P (Sarjana Administrasi Publik).

Setelah melewati 4 tahun menempuh pendidikan di Universitas Bojonegoro, Dekan Fisip Unigoro mengingatkan agar para sarjana baru ini terus berkarya dan tidak berhenti dalam mengembangkan potensi diri, agar menjadi manusia yang berkualitas dan bermanfaat bagi sesama.

“Jangan berhenti disini, masih ada step-step yang harus Anda lanjutkan, untuk menjadi lebih berkualitas. Untuk itu, harus mampu mengembangkan diri sesuai dengan jati diri masing-masing. Saya menyampaikan selamat dan mohong maaf jika selama 4 tahun ini ada pelayanan dari kami yang kurang berkenan,” ujar Dr. Rupiarsieh di hadapan para mahasiswa.

Sementara itu, Rektor Universitas Bojonegoro, Dr. Tri Astuti Handayani mengingatkan agar para mahasiswa yang sudah menjadi sarjana agar tetap menjaga nama baik alamamater, dan mampu menjadi manusia yang jujur dan disiplin dalam kehidupan.

Selanjutnya, Ketua Yayasan Suyitno Bojonegoro, Arief Januwarso, M.Si. menekankan agar para mahasiswa mampu untuk menjual ide atau gagasan, yang bermanfaat untuk masyarakat.

“Sarjana harus mampu menjual ide atau gagasan, apakah kita mampu? Sebagai seorang sarjana kita harus mampu lebih inovatif dalam menyelesaikan setiap persoalan,” ucap Ketua YSB diikuti tepuk tangan dari para peserta Yudisium.

Ketua YSB juga berpesan agar antar sesama alumni Universitas Bojonegoro untuk tetap menjaga tali silaturahmi dan saling membantu dalam meraih kesusksesan. Selanjutnya yudisium ini diakhiri dengan berfoto bersama. *[Bp]

data bojonegoro

LEAVE A REPLY