Wujudkan Ketahanan Pangan, Korem 082/CPYJ Bangun SP3T

261
Foto : Danrem 082/CPYJ, Kolonel Kav Gathut Setyo Utomo S.IP., saat silaturrahmi dengan Komponen Masyarakat se- wilayah Korem 082/CPYJ, Kamis (13/04/2017).

Bengawanpost.com, Mojokerto – Danrem 082/CPYJ, Kolonel Kav Gathut Setyo Utomo S.IP., menggelar silaturrahmi dengan Komponen Masyarakat (Kommas) se- wilayah Korem 082/CPYJ, di Hotel De Resort Jalan Raya  By  Pass Km.44 Mojokerto, Kamis (13/04/2017).

Hadir dalam acara ini Kasrem 082, para Kasi Korem, para Dandim jajaran, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Pemuda se- wilayah Korem 082/CPYJ, yang meliputi Kediri, Tuban, Lamongan, Bojonegoro, Jombang dan Mojokerto.

Mewakili sambutan dari tokoh yang hadir, Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama Kabupaten Jombang KH. Isrofil Amar menyampaikan, apresiasi kepada Danrem 082/CPYJ, Kolonel Kav Gathut Setyo Utomo yang mengadakan kegiatan ini.

“Saat ini kita sebagai Komponen Masyarakat ini bisa bertemu, bertukar pendapat dan pikiran tentang apa yang saat ini terjadi di negara kita dan di dunia. Sehingga, kita mampu berpikir apa yang akan kita perbuat,” ujarnya.

Sementara itu, Kolonel Kav Gathut Setyo Utomo S.IP., dalam sambutannya memberikan materi tentang Proxy War sampai dengan ketahanan pangan yang diwujudkan dengan membangun Sentra Pelayanan Pertanian Padi Terpadu (SP3T).

“Korem 082/CPYJ telah membangun SP3T di Desa Denanyar Kabupaten Jombang. Hal ini merupakan satu-satunya SP3T yang pertama di Indonesia,” ujar  Kolonel Kav Gathut Setyo Utomo, yang mendapatkan uplouse dari tamu yang hadir.

Sesi tanya jawab juga diberikan oleh Kolonel Kav Gathut Setyo Utomo kepada 3 penanya. Pertanyaan pertama disampaikan oleh saudara Hendra tokoh pemuda Tuban, lalu Bpk Nasrul  tokoh masyarakat dari Jombang, dan Bapak Hadi dari Kapoktan Tuban.

Dalam pertanyaan pertama, Hendra menginginkan agar pemuda dilibatkan dalam setiap kegiatan, agar pemuda ini bisa memberikan pemikiran yang positif dan terhindar dari perbuatan yang merugikan, sehingga mampu untuk  mempertahankan NKRI.

Pertanyaan juga disampaikan oleh Bapak Nasrul  tokoh masyarakat dari Jombang  tentang bagaiman cara meningkatkan kekeluargaan yang mana akhir-ahkir ini sangat sulit kita temui.

Bapak Hadi dari Kapoktan Tuban juga memberikan pengakuan pada acara ini dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, beliau merasa terbakar semangatnya walau dia hanya seorang petani.

Selain itu, Bapak Hadi berharap bukan hanya diacara ini saja tapi di daerahnya juga petani bisa diajak menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, yang diakhiri suara tepuk tangan yang menggema oleh peserta lain diruangan. *[Bp]

LEAVE A REPLY