Wujudkan Bojonegoro Sebagai Lumbung Pangan, Letkol Arh Redinal Dewanto Hadiri Gropyokan Tikus

205
Foto : Dandim 0813 Bojonegoro, Letkol Arh Redinal Dewanto saat briefing gropyokan tikus, di lahan pertanian Desa Sidobandung, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Jum'at (08/12/2017).

Bengawanpost.com, Bojonegoro¬†–¬†Tikus sawah merupakan hama utama tanaman padi di Indonesia yang dapat menyebabkan kerusakan pada tanaman padi mulai dari proses penyemaian benih sampai panen, bahkan sampai pada proses penyimpanan. Adanya hama tikus sawah merupakan ancaman klasik bagi para petani padi karena dapat menimbulkan kerugian materiil yang tidak sedikit.

Maka daripada itu, guna membantu para petani padi yang ada di wilayah Desa Sidobandung, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Kodim 0813 Bojonegoro yang bekerjasama dengan pihak Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Bojonegoro, Laboratorium PHPTPH Distan Kabupaten Bojonegoro, dan Kelompok – kelompok Tani (Poktan) menggelar kegiatan gerakan pengendalian hama tikus sawah (Gropyok), Jumat (08/12/2017).

Diawali dengan briefing singkat oleh Dandim 0813 Bojonegoro, Letkol Arh Redinal Dewanto kepada 200 orang yang hadir. Dandim menyampaikan bahwa kegiatan Gropyok tikus sawah ini merupakan salah satu usaha TNI AD dalam memberikan bantuan pendampingan bidang pertanian bagi para petani padi.

“Dengan adanya kegiatan Gropyok ini diharapkan mampu menekan dan mengendalikan hama tikus sawah yang acapkali merugikan para petani,” ujar Dandim 0813 Bojonegoro, Letkol Arh Redinal Dewanto.

Ditambahkannya, bahwa melalui kerjasama yang baik antara Kodim 0813 Bojonegoro dan seluruh elemen yang hadir. Semoga juga dapat membantu para petani dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen padi di wilayah Kecamatan Balen ini.

“Terimakasih sebesar-besarnya atas pelaksanaan kegiatan ini. Semoga dapat mempererat hubungan TNI AD dan elemen terkait lainnya dalam mendukung dan mensukseskan program Ketahanan Pangan Nasional, sehingga mampu menjadikan Kabupaten Bojonegoro sebagai wilayah lumbung pangan,” tambah Letkol Arh Redinal Dewanto.

Masih dalam kesempatan ini, Kabag PHPTPH Distan Kabupaten Bojonegoro, Drs. Parno menyampaikan, sehubungan dengan instruksi Menteri Pertanian bahwa awal 2018 ini para petani tidak boleh gagal panen, dan inilah wujud nyata usaha Gropyok hama tikus sawah sebagai langkah jitu dalam mengamankan dan meningkatkan kualitas panen padi para petani.

“Saya mewakili pihak Distan Kabupaten Bojonegoro dan juga masyarakat tani Kecamatan Balen menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada Kodim 0813 Bojonegoro yang sampai dengan saat ini terus proaktif berjuang bersama para petani dalam usaha mewujudkan Ketahanan Pangan Nasional. Semoga para petani semakin sejahtera dan TNI AD semakin berjaya dalam menciptakan Ketahanan Pangan Nasional di NKRI ini,” ungkap Drs. Parno seraya berterima kasih.

Sementara itu, dalam kegiatan yang berakhir pukul 10.30 WIB tersebut mampu menangkap sekitar 300 ekor hama tikus sawah dengan menggunakan metode pengasapan belerang, dan peralatan yang telah dimodifikasi sedemikian rupa untuk mengendalikan hama tikus sawah. *(Bp)

LEAVE A REPLY