Workshop Guna Mendukung Swasembada Daging dan Susu

375
Foto : Saat Workshop Nasional, Sinergi 4 sekawan dalam membangun kemandirian dan kedaulatan peternak di Pendopo Malowopati Pemkab Bojonegoro

Bengawanpost.com, Bojonegoro – Daging dan Susu merupakan makanan bergizi tinggi yang penting bagi sumber daya manusia, dan sektor peternakan merupakan penyumbang utama bagi makanan bergizi tinggi tersebut. Oleh karena itu, dalam rangka mendukung program Swasembada Daging dan Susu, digelar Workshop Nasional Sinergi Empat Sekawan dalam Membangun Kemandirian dan Kedaulatan Peternak di Pendopo Malowopati Pemkab Bojonegoro, Senin (03/10/2016).

Workshop yang dibuka Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB), tampak dihadiri Kadis Peternakan Jatim, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB dan Universitas Brawijaya, Bupati Muara Enim, Sumsel, Bupati Bojonegoro selaku tuan rumah, Kadis Peternakan juga Kepala Bappeda Kabupaten/Kota se-Jatim, dan Forkopimda diantaranya Dandim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf M. Herry Subgyo, Kapolres, AKBP Wahyu Sri Bintoro, serta SKPD terkait di Pemkab Bojonegoro.

Dalam workshop yang dimeriahkan Karawitan Projo Laras dan Tarian Genjring ini, terdapat stand produk-produk kerajinan unggulan Kabupaten Bojonegoro. Juga dilakukan Launching Kemitraan Sapi Indukan oleh PT. Santori, Launching Kemitraan Mulya 52, serta Perumusan dan Deklarasi Komitmen Bersama Empat Sekawan. Empat Sekawan tersebut adalah Pemkab Bojonegoro, Institut Pertanian Bogor (IPB), PT. Santosa Agrindo (SANTORI) dan SPR Mega Jaya.

“Dalam membangun Kemandirian dan Kedaulatan Peternak, perlu dilakukan pertemuan dan diskusi empat sekawan. Empat sekawan yang dimaksud adalah Akademisi yakni dari IPB, Pengusaha dari PT. Santori, Pemerintah yakni Kab. Bojonegoro dan Komunitas dari Sekolah Peternakan Rakyat (SPR). Oleh karena itu, Mari Empat Sekawan bersinergi bersama untuk mewujudkan kemandirian pagan dan kedaulatan peternak,” kata Bupati Bojonegoro, Drs. Suyoto, M.Si dalam sambutannya.

Selain itu, Dr. Ir. Prastowo, M.Eng, Kepala LPPM IPB mengungkapkan, “Workshop ini diikuti 241 peserta dari unsur akademisi, pengusaha, pemerintah dan komunitas peternak. Semoga hasil workshop ini bisa diwujudkan dalam bentuk kerjasama yang saling menguntungkan, dan sinergi 4 sekawan bisa diikuti Daerah lain di Indonesia. Kami juga memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada narasumber yakni Bupati Bojonegoro, PT. Santori, SPR Mega Jaya dan SPR IPB,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur yang diwakili Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur, Ir. Samsul Arifin, MM dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyediaan daging sapi untuk kebutuhan masyarakat didapatkan dari usaha peternakan rakyat, produksi penggemukan sapi, dan impor. Oleh karena itu, guna mendukung kecukupan daging sapi, Pemerintah Provinsi Jatim melakukan budidaya sapi potong dilahan milik TNI seluas 8.500 Ha.

Lebih lanjut, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan RI yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Kepala Balai Besar Inseminasi Buatan Singosari, Drh. Ennik Herwiyanti, MP dalam sambutannya menyampaikan bahwa Ketahanan pangan adalah Kondisi terpenuhinya pangan rumah tangga yang terjangkau oleh masyarakat.

“Kedaulatan pangan asal ternak adalah hak Negara. Oleh karena itu, dilakukan pengembangan peternakan melalui pendidikan di Sekolah Peternakan Rakyat (SPR) yang kolektif, fleksibel dan berdaya saing. Selain itu, pengembangan SPR memiliki beberapa tujuan, diantaranya meningkatkan usaha peternakan rakyat, menggunakan SPR sebagai basis terdepan, dan meningkatkan pendapatan rakyat,” ujar Drh. Ennik H.

Hal senada disampaikan Rektor IPB, Prof. Dr. Ir. Herry Suhardiyanto, M.Sc., “Dalam membangun Kemandirian dan Kedaulatan Peternak, persaingan sangat penting dilakukan guna meningkatkan mutu. Selain dengan efisiensi dan produktifitas. Lakukanlah kreatifitas, inovasi dan entrepreneurship untuk mengatasi masalah dan memenangkan persaingan. Semoga Workshop ini dapat ditindak lanjuti dengan pencanangan modal-modal bisnis dan produk SPR yang akan dijual,” tandasnya. *[Bp]

LEAVE A REPLY