Wahai Pemuda Bersatulah, Mari Kawal Pilkada Sampang 2018

335
Foto : Kordinator PMSMR, Arik Abd Muhyi (Berpeci), saat diskusi bertema "Membaca Ruang Gerak Kaum Muda Sampang dalam Pilkada 2018", Ahad (26/03/2017).

Bengawanpost.com, Sampang – Kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Sampang yang direncanakan dilaksanakan pada 2018 nanti dipastikan berlangsung menarik. Pasalnya, beberapa Partai Politik (Parpol) di Kabupaten Sampang mulai memasifkan konsolidasi internal untuk kepentingan pemenangan pada Pilkada nanti.

Untuk menyikapi kondisi tersebut, maka para pemuda Sampang yang tergabung dalam Poros Muda Sampang Malang Raya (PMSMR) menggelar diskusi bertema “Membaca Ruang Gerak Kaum Muda Sampang dalam Pilkada 2018”, di Warkop sekitar kampus Universitas Islam Malang (Unisma), Jawa Timur, Ahad (26/03/2017).

“Pemuda sampang harus berperan aktif dalam serangkaian agenda Pilkada nanti, jangan sampai Pasif dan teledor dalam mengawal mencari pemimpin Sampang kedepan. Dan kami menghimbau kepada seluruh pemuda atau Organisasi Kepemudaan (OKP) dari Kab. Sampang untuk ikut menyoroti agenda ini juga,” ujar Koord. PMSMR, Arik Abd Muhyi dalam diskusi ini.

Lebih lanjut Arik menjelaskan, terkait pentingnya keterlibatan segenap elemen Pemuda Sampang dalam menciptakan politik yang sehat, karena OKP inilah yang punya peran sentral dalam membangun tradisi politik yang sehat dan santun. Iklim politik pemuda seperti ini mustahil dapat diciptakan kalau OKP tidak bersatu dalam mengawal Pilkada nantinya.

“Marilah kedepan kita ciptakan Pilkada Sampang yang benar-benar memberikan pencerdasan dalam berdemokrasi kepada Masyarakat, dan mohon kepada Elit politik dalam hal ini harus menunjukkan politik santun, sehingga menjadi teladan untuk kaum muda Sampang, mengingat Pilkada adalah  panggung bersama,” tutur Pemuda asal Kec. Pangarengan itu

Selain itu, Arik menyoroti nama-nama yang sekarang memberanikan diri muncul kepermukaan. Menurutnya, jangan asal punya uang dan digadang-gadang sekelompok orang, lalu memaksakan diri menjadi kandidat Calon Bupati/Wakil Bupati, melainkan dari itu harus mempunyai Grand Design yang jelas tentang Kabupaten Sampang.

“Parpol harus selektif mendelegasikan atau mengusung calon yang betul-betul punya modal intergitas dan kapabilitas dalam Pilkada 2018 nanti. Sehingga Pilkada yang menghabiskan dana banyak ini, bisa menghasilkan pemimpin yang benar – benar membawa kemajuan Sampang dan mensejahterakan masyarakatnya,” pungkas Putra Sampang Madura ini. *[Zyn/Bp]

LEAVE A REPLY