Wabup Jombang Dukung Pelestarian Kirab Budaya Gunung Pucangan

199
Foto : Wabup Jombang, Sumrambah ikuti prosesi Kirab Pusaka dan Kirab Budaya Gunung Pucangan di Desa Cupak, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang, Selasa (03/09/2019).
Foto : Wabup Jombang, Sumrambah ikuti prosesi Kirab Pusaka dan Kirab Budaya Gunung Pucangan di Desa Cupak, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang, Selasa (03/09/2019).

Bengawanpost.com, Jombang – Pada Selasa (03/09/2019), suasana obyek wisata Gunung Pucangan di Desa Cupak, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur terlihat ramai dipadati masyarakat yang menyaksikan acara Kirab Pusaka dan Kirab Budaya Gunung Pucangan.

Acara yang rutin digelar setiap tahun oleh Pemdes Cupak untuk menyambut Tahun Baru 1441 Hijriyah (1 Suro) ini, semakin meriah dengan kehadiran Wakil Bupati (Wabup) Jombang, Sumrambah bersama Forkopimda Kabupaten Jombang, ADM Perhutani KPH Mojokerto, Suratno yang diwakili Asper BKPH Tapen, Dudun Wahyuono, Forkopimka Ngusikan dan Tamu undangan.

Acara dimulai dengan penyerahan som-Som Gunungan Agung Pucangan dari Wabup Jombang kepada Kades Cupak, Winarsono. Selanjutnya penyerahan air dari 7 Sendang, yaitu Sendang Drajat, Kamulyan, Mbut-mbutan, Widodaren, Kali Tempur, Sumur Gantung dan Sumberan kepada Wabup Jombang, Kepala Dikbud, Kepala Diskominfo, Kabid Budaya Disbudpar, Asper BKPH Tapen, Camat Ngusikan, Kapolsek Ngusikan.

Kemudian air dari tujuh sendang yang diambil pada malam 1 Syuro tersebut, dimasukkan dalam gentong yang diberi bunga tujuh macam. Dalam kesempatan tersebut, Wabup Jombang minum air sendang tersebut diikuti peserta yang hadir dan pengunjung dari warga masyarakat Desa Cupak.

“Pemkab Jombang sangat mendukung kemajuan pelestarikan warisan budaya lokal seperti ini. Untuk itu, kedepannya Kirab Pusaka dan Kirab Budaya Gunung Pucangan ini akan dimasukkan dalam Tahun Anggaran (TA) 2020,” ucap Wabup Jombang, Sumrambah dalam sambutannya.

Foto : Sumrambah – Wabup Jombang, Kepala Dikbud, Kepala Diskominfo, Kabid Budaya Disbudpar, Asper BKPH Tapen, Camat Ngusikan, Kapolsek Ngusikan saat memasukkan air 7 sendang kedalam gentong Kirab Pusaka dan Kirab Budaya Gunung Pucangan, Selasa (03/09/2019).

Terpisah, ADM Perhutani KPH Mojokerto, Suratno melalui media ini menyampaikan, bahwa KPH Mojokerto sangat mengapresiasi acara yang dilakukan untuk melestarikan warisan budaya dan diharapkan tetap menjaga kelestarian hutan yang ada, tempat dimana acara Kirab Pusaka dan Kirab Budaya Gunung Pucangan tersebut berlangsung.

Sementara itu, acara Kirab Pusaka dan Kirab Budaya Gunung Pucangan mengambil start di Balai Desa Cupak dan finish di Pendopo Gunung Pucangan Jombang, serta malamnya dilanjutkan pagelaran wayang di Gunung Pucangan.

Penting diketahui, bahwa Gunung Pucangan Jombang yang sering ramai dikunjungi masyarakat pada malam Jum’at Legi ini dikenal sebagai situs bertapa-bratanya atau petilasan Pendiri Kerajaan Kahuripan, Raja Airlangga dan Makam (Moksa) putrinya Dewi Kili Suci serta lainnya. Bahkan disekitarnya terdapat tempat keramat lainnya diantaranya Sendang Made, Sendang Drajad, Sendang Widodaren dan lainnya. *[Bp]

data bojonegoro

LEAVE A REPLY