Usaha Jamur Yang Semakin Menjamur

1172
Foto : Kang Yoto Bupati Bojonegoro ditemui Mas Asyhar di stand jamur UD.OMA

Bengawanpost.com, Bojonegoro – Seiring permintaan pasar cukup tinggi atas jamur tiram di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, maka berkembanglah pembudidayanya, salah satunya UD.Ostrea Mekar Abadi (OMA) yang berhasil menjual 2-3 kwintal jamur tiram putih perhari untuk pasar local dengan harga Rp.20.000/Kg.

“Alhamdulillah, setiap hari kami mendapatkan Rp.6.000.000 dari hasil penjualan jamur tiram ini, ditambah 1000-1500 produksi baglok jamur perhari dan hasil olahannya,” kata Mas Asyhar, marketing directur UD.OMA pada acara pameran pelayanan public putaran kedua di Lapangan Desa/Kecamatan Padangan, Bojonegoro, Senin (18/07/2016).

Mas Asyhar menambahkan, “Harapan kami dalam setiap pameran ditampilkan produk-produk local dan kami siap juga melakukan pelatihan untuk budidaya jamur tiram yang telah disesuaikan dengan cuaca di Bojonegoro ini,” tambah pria asal Desa Ngrejeng Kecamatan Purwosari Bojonegoro yang menekuni usaha jamur sejak tahun 2011 ini.

Selain itu, pameran dihadiri juga Kang Yoto sapaan akrab Suyoto, Bupati Bojonegoro, yang sangat mengapresiasi hasil produk local, “Olahan jamur crispynya matoh mas. Jadi tujuan pameran ini selain untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, Pemkab juga mengangkat produk local Bojonegoro, seperti jamur crispy ini,” ujar Kang Yoto saat mampir di stand jamur tiram UD.OMA.

Sementara itu, pameran ini diikuti puluhan stand pelayanan publik dari satuan kerja perangkat daerah (SKPD), BUMD, BUMN seperti perbankan, dan lembaga vertical, serta melibatkan stand dari kecamatan Kasiman, Kedewan, Margomulyo, juga Ngraho. Pameran selanjutnya di Lapangan Desa Malo/Malo pada 25 Juli. Lalu di Lapangan Desa Sukorejo, Kecamatan Tambakrejo pada 01 Agustus, dan terakhir di depan Kantor Kecamatan Sukosewu pada 08 Agustus 2016. [Bp]

LEAVE A REPLY