Upacara Peringatan Hardiknas dan Otonomi Daerah ke-21

223
Foto : Bupati Bojonegoro, Kang Yoto bersama Muspimda Kabupaten Bojonegoro dan Peserta Upacara Peringatan Hardiknas tahun 2017, di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Selasa (02/05/2017).

Oleh : Kang Yoto

Ketika beberapa daerah di Indonesia melaksanakan Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 02 Mei 2017 pada pagi hari, maka di Kabupaten Bojonegoro Peringatan Hardiknas berbeda. Ya upacara dilaksanakan sore hari.

Tak Hanya itu, upacara diikuti dan dihadiri oleh anak-anak usia sekolah 13-18 tahun yang tidak mengenyam pendidikan atau putus sekolah. Setidaknya 2020 anak anak putus sekolah hadir dan menjadi saksi peringatan hari pendidikan nasional, Selasa (02/05/2017) sore di Stadion Letjend Sudirman Bojonegoro.

Dari 52 ribu anak usia sekolah disemua tingkatan, terdapat 8000 anak anak tersebut yang tidak bersekolah dengan beragam hal mulai ada yang menderita sakit, keterbatasan biaya atau akses sekolah yang jauh membuat mereka memilih untuk tidak meneruskan pendidikan. Belum lagi faktor – faktor lain yang menjadi alasan untuk memilih bekerja membantu meringankan beban hidup kedua orang tua ataupun karena pilihan menikah di usia dini.

Sore ini, 2020 anak –anak tersebut akan menjadi bagian kisah peringatan Hardiknas di Kabupaten Bojonegoro. Tak hanya siswa upacara ini akan dihadiri oleh seluruh Kepala Desa diwilayah Bojonegoro, tenaga kependidikan, wali amanah desa serta jajaran lintas sektoral lainnya.

Hal menarik lainnya adalah upacara ini tak berseragam, namun mereka diberi kebebasan menggunakan pakaian batik serta bebas apakah bersepatu ataukah menggunakan sandal. Yang penting semangat menjadi bagian reformasi pendidikan di Bojonegoro jauh lebih utama dari sekedar sebuah seragam dan atributnya.

Dalam kesempatan ini Kang Yoto juga mencanangkan wajib belajar 14 tahun yakni dua tahun di jenjang taman kanak kanak, 6 tahun dijenjang pendidikan dasar dan masing masing 3 tahun di jenjang pendidikan menengah dan atas.

#PendidikanMerataBerkualitas
#JatimProduktif

Penulis adalah : Bupati Bojonegoro – Jawa Timur.

LEAVE A REPLY