Untuk Percepatan Kesejahteraan Rakyat, KPH Mojokerto Gandeng LPM Unair

176
Foto : Administratur Perum Perhutani KPH Mojokerto, Dr. Budi Widodo, MP., saat menerima Tim LPM Unair Surabaya, Kamis (26/04/2018).

Bengawanpost.com, Mojokerto – Tim Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat (LPM) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya mengunjungi Kantor Perum Perhutani KPH Mojokerjo – Jl. HOS Cokroaminoto No. 31 Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (26/04/2018).

Tim LPM Unair Surabaya yang terdiri dari Dr. Pratiwi Soesilawati, drg., M.Kes. dan Arif (Konsultan LPM Unair Surabaya) ini, diterima langsung Administratur Perum Perhutani KPH Mojokerto, Dr. Budi Widodo, MP.

“Kunjungan ini untuk membahas rencana kerjasama antara LPM Unair Surabaya dengan Perum Perhutani KPH Mojokerto terkait peningkatan pengolahan hasil hutan di wilayah Perhutani KPH Mojokerto,” ujar perwakilan LPM Unair Surabaya, Dr. Pratiwi Soesilawati, drg., M.Kes. kepada awak media.

Dijelaskannya pula, dalam rencana kerjasama tersebut, LPM Unair Surabaya akan mendampingi LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan) Wanasari – Desa Candisari, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan dalam meningkatkan pengolahan rendemen minyak kayu putih yang dikelola LMDH tersebut.

Ditambahkannya, bahwa Desa Candisari ini merupakan wilayah KKN mahasiswa Unair dan budidaya jamur tiram produk pendampingan dari mahasiswa KKN Unair.

“Kami bercita – cita untuk meningkatkan keterampilan masyarakat Desa Candisari di dalam mengolah hasil bumi yang ada supaya lebih produktif lagi, seperti pembuatan gula semut dan budidaya jamur tiram, serta pengolahan rendemen minyak kayu putih,” jelasnya.

Selain itu, LPM Unair mengembangkan olahan pangan dari bahan baku jagung yang banyak dihasilkan dari Lamongan, serta direncanakan juga pembangunan ekowisata dan wisata edukasi (Budidaya jamur, dan Outbound) di lokasi perkemahan Mahoni Raya lahan Perum Perhutani BKPH Mantup, Kabupaten Lamongan yang masuk KPH Mojokerjo.

“Rencana kerjasama ini, sesuai dengan arahan Bupati Lamongan, bahwa LPM Unair Surabaya supaya bisa mengembangkan hasil kekayaan alam Kabupaten Lamongan. Diantaranya seperti mengembangkan olahan pangan dari bahan baku jagung yg banyak dihasilkan dari kabupaten Lamongan, dan hasil alam lainnya,” ungkap Dr. Pratiwi.

Sementara itu, menanggapi apa yang disampaikan dalam kunjungan tersebut. Administratur Perum Perhutani KPH Mojokerto, Dr. Budi Widodo, MP. sangat menyambut baik ide – ide yg disampaikan Dr. Pratiwi dan mempersilahkan untuk mengajukan draft MoU antara LPM Unair Surabaya dengan Perum Perhutani KPH Mojokerto.

“Sebagai wujud komitmen Perum Perhutani dalam pemberdayaan masyarakat sekitar hutan. Maka kita menggandeng pihak swasta, masyarakat maupun perguruan tinggi untukmengelola potensi hasil hutan bagi kemakmuran rakyat sebesar – besarnya,” ucap Dr. Budi Widodo.

Adapun sebagai tindak lanjut kunjungan tersebut, maka disepakati dalam waktu dekat draft MoU akan segera dikirim Dr.Pratiwi ke KPH Mojokerto untuk dipelajari, dan rencananya akan segera dipraktekkan pada saat mahasiswa Unair KKN bulan Juli 2018 mendatang di Desa Candisari, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan.

“Semoga dengan sentuhan para akademisi unair nanti, akan membawa angin segar bagi masyarakat sekitar hutan untuk dapat menikmati manfaat hutan baik secara ekonomis maupun secara ekologis, seperti pengolahan rendemen minyak kayu putih dan hasil hutan lainnya,” pungkas Dr. Budi Widodo penuh semangat. *[Bp]

LEAVE A REPLY