Ternyata di Jawa Timur, Ada Yang Belum Mencapai Target Kejar Tanam Padi

250
Foto : Rakor kejar tanam padi di Makorem Mojokerto

Bengawanpost.com, Mojokerto Dandim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf M. Herry Subagyo, turut menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Kejar Target Tanam Padi, di Aula Makorem 082/CPYJ, Mojokerto Jawa Timur, Kamis (11/08/2016). Rapat Koordinasi bersama Sekretaris Dirjen Pengembangan Sarana dan Prasarana Pertanian (SESDIRJEN PSP) Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Ir. Abdul Majid, dipimpin langsung oleh Danrem 082/CPYJ, Kolonel Kav Gathut Setyo Utomo.

Rakor ini juga dihadiri Kasrem 082/CPYJ, Letkol Arh Supyan, para Kasi Korem 082/CPYJ, para Dandim dan Pasiter Kodim jajaran Korem 082/CPYJ, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten/Kota serta para Penyuluh Pertanian dari Kabupaten/Kota Mojokerto, Jombang, Kediri, Bojonegoro, Tuban dan Lamongan.

Dalam sambutannya, Kolonel Kav Gathut Setyo Utomo, mengucapkan selamat datang kepada Sekretaris Direktur Jenderal Pengembangan Sarana dan Prasarana Pertanian (SESDIRJEN PSP) Ir. Abdul Majid dan rombongan di Wilayah Korem 082/CPYJ.

“Saya harapkan, segenap para hadirin menyimak dan memperhatikan apa yang disampaikan oleh Bapak Ir. Abdul Majid. Sehingga, nantinya bisa bermanfaat dalam mempraktekkan Kejar Target Luas Tambah Tanam di wilayahnya masing-masing,” ujar Danrem 082/CPYJ, Kolonel Kav Gathut Setyo Utomo menghimbau.

Sementara itu, Sekretaris Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan RI, Ir. Abdul Majid, mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk menindaklanjuti dari Menteri Pertanian Republik Indonesia, bagi Kabupaten di wilayah Jawa Timur yang belum mencapai target Luas Tambah Tanam (LTT) padi periode Januari sampai Juli 2016 agar dikompensasi di bulan Agustus dengan dirinci per Kecamatan, dengan memperhatikan La-Nina serta profesionalitas.

“Untuk itu, maka diperlukan revisi target. Kelompok Kerja (Pokja) agar benar-benar turun ke lapangan untuk mengidentifikasi sumber pertambahan Luas Tambah Tanan melalui perbaikan system,” tambahnya.

Adapun rapat koordinasi yang memiliki maksud dan tujuan untuk menyamakan persepsi tentang cara meningkatkan pencapaian produksi tanam padi sesuai target tersebut, diakhiri dengan sesi tanya jawab oleh peserta. Terutama terkait dengan tentang pencapaian yang sudah dicapai dan beberapa keluhan di lapangan oleh Kelompok Tani (Poktan). [Bp]

LEAVE A REPLY