Tepat dan Akurat, Itulah Manfaat Guru Belajar PTK

436
Foto : Salah satu RTIK Bojonegoro, Selamet Oerip (Kak Shela), saat "PTK 1 Berbasis TIK" untuk guru SMP se- Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu (15/02/2017).

Bengawanpost.com, Bojonegoro – Untuk meningkatkan kualitas pelajaran, puluhan guru SMP se- Kabupaten Bojonegoro mengikuti pelatihan pembuatan karya tulis ilmiah dalam bentuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK) berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang dilaksanakan di Pusat Belajar Guru ( PBG) Bojonegoro, Rabu (15/02/2017).

Pelatihan ini merupakan lanjutan dari pelatihan PTK bagi guru SD dan SMA/SMK pada minggu lalu yang difasilitasi Relawan TIK (RTIK) Bojonegoro bekerjasama dengan Guru Ahli PBG Bojonegoro serta Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro.

“Kegiatan ini dilakukan per-jenjang untuk guru TK – SMA/SMK. Untuk kali ini PTK 1, kemudian bulan depan PTK 2, dan ada pengumpulan Karya Ilmiah dalam lomba PTK. Semoga pelatihan ini dapat meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Bojonegoro dan bisa lebih memanfaatkan adanya TIK,” ujar perwakilan RTIK Bojonegoro, Nova Wijaya usai pelatihan.

Hal senada dikatakan salah satu pemateri dari Guru Ahli PBG, Eko Prasetyo Utomo, S.Pd, M.Pd., menekankan bahwa harus ada yang ditingkatkan dalam pembuatan PTK kali ini. Ia berharap kegiatan pelatihan ini dapat lebih meningkatkan profesional para guru saat mereka mengajar dikelas, dengan melakukan PTK secara tepat dan akurat.

“Mereka nanti bertemu dengan beragam masalah saat memberikan materi, dan dari situlah mereka, para guru melakukan penelitian tindakan kelas. Jika sudah di sini kedepannya diharapkan dapat mengambil langkah penelitian yang tepat dan akurat,” kata Eko Prasetyo.

Sementara itu, salah satu Guru SMPN MT Bojonegoro yang menjadi peserta Pelatihan, Nety Puspitasari mengaku sangat senang dengan adanya pelatihan ini. Karena pelatihan seperti ini jarang sekali dilakukan apalagi dengan tidak mengeluarkan biaya sama sekali alias gratis.

“Saya pribadi sangat antusias mengikuti kegiatan ini, karena memang tidak semua guru dapat membuat PTK secara pribadi. Saya berharap, pelatihan seperti ini terus berlanjut dan menjangkau semua guru-guru yang ada di Bojonegoro,” harap Nety.

Perlu diketahui, kegiatan yang diprakarsai ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) ini, merupakan serangkaian program peningkatan keterampilan dan pengelolaan kelas bagi guru dalam menggunakan bahan ajar dan mendokumentasikan kegiatan belajar mengajar. *[Bp]

LEAVE A REPLY