Strategi Jitu Sukses Bisnis Bersama Pak Bas

508
Foto : Kadis Perdagangan Kabupaten Bojonegoro, Pak Bas bersama Warganet Bojonegoro, saat usai acara "Njungok Bareng", di Hall GDK Bojonegoro, Jawa Timur, Minggu (19/11/2017).

Bengawanpost.com, Bojonegoro – Sebagai upaya mewujudkan pemuda yang inovatif, kreatif, dan mandiri. Kepala Dinas (Kadis) Perdagangan Kabupaten Bojonegoro, H. Basuki (Pak Bas) melakukan pembinaan dalam acara “Njungok Bareng Bersama Warganet Bojonegoro”, di Hall GDK Bojonegoro, Jawa Timur, Minggu (19/11/2017).

Acara yang bertema “Strategi Jitu Membangkitkan Bisnis UMKM, e-Commerce dan Ekonomi Kreatif Untuk Kemajuan Bojonegoro Berkelanjutan” ini, diikuti sangat antusias oleh ratusan Warganet Bojonegoro yang hadir. Mereka mengajukan berbagai pertanyaan kepada Pak Bas terkait peningkatan kesejahteraan ekonomi utamanya ekonomi kreatif.

“Ditenggah masalah kemiskinan dan kebodohan yang masih membelit Bangsa Indonesia termasuk di Bojonegoro ini, maka saya mengapresiasi kegiatan ini sebagai wahana untuk membangkitkan semangat generasi muda untuk berinovasi, kreatif, dan mandiri dalam menghadapi tantangan zaman ini,” ujar Pak Bas mengawali pembinaannya.

Selanjutnya, sesudah Pak Bas memaparkan strategi mewujudkan kemajuan ekonomi. Para Warganet Bojonegoro diberi kesempatan berdialog. Adapun pertanyaan yang muncul, yakni tentang cara agar produk dari Bojonegoro selain laris didalam negeri juga bisa layak ekspor, lalu terkait Bisnis via online, dan pemberdayaan BUMDes, serta hal lainnya.

“Saat ini prospek bisnis via online sangat bagus, dan perkembangannya telah menyaingi bisnis konvesional, bahkan peluang eksportnya sangat besar. Untuk itu, kalian harus menjadi pengusaha sukses dengan inovasi, dan kreatifitas yang dinamis,” tandas Pak Bas seraya menyemangati para Warganet Bojonegoro yang memadati acara ini.

Foto : Kadis Perdagangan Kabupaten Bojonegoro, Pak Bas memberikan pembinaan dalam acara “Njungok Bareng Bersama Warganet Bojonegoro”, di Hall GDK Bojonegoro, Jawa Timur, Minggu (19/11/2017).

Sedang terkait eksport, Pak Bas menyampaikan, banyak variable agar suatu produk bisa diterima pasar baik itu oleh pasar domestic apalagi pasar eksport. Yakni mulai dari kemasan, komposisi produk, kwalitas produk, dan kwantitas / jumlah produk yang tersedia agar dapat rutin eksport, legalitas produk (IRT, Cap Halal, SNI, dan lainnya), serta hal lainnya.

Selain itu, Pak Bas menjelaskan konsep pemberdayaan BUMDes dalam mengusai pasar retail yang siap bersaing dengan minimarket yang sudah merajalela sampai ke pelosok Desa. Menurutnya, Hal ini bisa diwujudkan dengan membentuk Induk BUMDes.

“Wahai para pemuda, dan semua masyarakat Bojonegoro bangkitlah.. Saatnya kini kita harus kuasai ekonomi Bojonegoro ini dari hulu sampai hilir, khususnya dibidang ekonomi kreatif. Agar kelanjutan kemajuan Bojonegoro dapat kita diwujudkan dan rasakan bersama – sama,” pungkas Pak Bas penuh semangat seraya disambut gegap gempita hadirin. *[Bp]

LEAVE A REPLY