Siapkan Mahasiswa Menjadi Pengusaha Pertanian, Faperta Unigoro Gelar PKL di Jateng

284
Foto : Para Mahasiswa Faperta Unigoro, saat ikuti PKL TA. 2017/2018 di Jateng.

Bengawanpost.com, Bojonegoro – Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Bojonegoro (Unigoro) pada 29 – 30 Januari 2018 lalu menggelar Praktek Kerja lapang (PKL) di dua Kabupaten di Jawa Tengah (Jateng), yakni di Kabupaten Temanggung dan Wonosobo.

PKL diikuti oleh 35 peserta dari Dekan, Wakil Dekan, Kaprodi, KTU, BEM, dan mahasiswa Semester 7 Faperta.

Kegiatan dimulai di Kabupaten Temanggung, tepatnya di Desa Depok Mondoretno, Kecamatan Ngimbang, dengan melakukan pembibitan tanaman hortikultura.

Bekerjasama dengan kelompok tani desa setempat, kegiatan PKL diawali dengan pembibitan cabai, tomat, terong dan bunga kol.

Para mahasiswa juga belajar budidaya tanaman tersebut dan pengolahan tanah untuk tanaman bunga kol.

Untuk kegiatan di Kabupaten Wonosobo, yang dilakukan yakni pemilihan bibit kentang, pengolahan dan penanaman kentang, pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT), serta belajar pembuatan manisan dari buah Carica.

Tak hanya itu, para peserta khususnya mahasiswa juga belajar tentang manajemen penjualan dan pendistribusian hasil kebun yang dilakukan dengan berinteraksi secara langsung bersama para pelaku usaha dan petani.

Wakil Dekan Faperta Unigoro, Ir. Darsan, M. Agr. mengatakan, dengan adanya kegiatan ini diharapkan akan mampu memberikan keterampilan tentang manajemen pembibitan bagi para mahasiswa.

“Di dua lokasi yang kami kunjungi tersebut skalanya besar dan konsistensi petaninya bagus, sehingga diharapkan mampu menjadi pembelajaran tentang manajemen mulai dari pembibitan tanamannya,” ungkap Ir. Darsan usai PKL, Rabu (31/01/2018).

Sementara itu, Ketua Yayasan Suyitno Bojonegoro (YSB) – Unigoro, Mas Arief Januarso mengharapkan dengan mengikuti PKL ini dapat membawa manfaat bagi para mahasiswanya agar setelah lulus bisa menjadi pengusaha di bidang pertanian.

“Harapannya begitu keluar, para mahasiswa Faperta Unigoro sudah siap jadi pengusaha di bidang pertanian,” tandas Mas Arief Januarso.

Perlu diketahui, Kabupaten Temanggung dan Wonosobo yang menjadi sentra pertanian hortikultura dikenal cukup bagus dalam hal pembibitan hingga penjualan, sehingga akhirnya dipilih menjadi lokasi PKL Faperta Unigoro. *[Bp]

LEAVE A REPLY