Semarak GEMARIKAN Bojonegoro 2016

533
Foto : Saat Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur menggelar Gerakan Memasyarakatkan Makan ikan (GEMARIKAN) 2016

Bengawanpost.com, Bojonegoro – Bertempat di Lapangan Desa / Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Bojonegoro menggelar Gerakan Memasyarakatkan Makan ikan (GEMARIKAN) 2016, Rabu (21/09/2016).

Kegiatan yang bertujuan menyosialisasikan kesadaran masyarakat akan pentingnya mengkonsumsi ikan sebagai makanan bergizi ini, dihadiri dan dibuka Bupati Bojonegoro, Drs. H. Suyoto, M.Si., (Kang Yoto) dan tampak hadir Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (FORIKAN), Anggota DPR RI serta Kepala SKPD dilingkup Pemkab Bojonegoro.

Kang Yoto dalam sambutannya mengajak masyarakat untuk meninggalkan kebiasaan makan harta warisan, tapi berusaha memproduksi ikan sebanyak-banyaknya, sehingga bisa membuat kekayaan yang bisa dibagikan kepada generasi berikutnya.

“Dalam penebaran benih ikan jumlahnya harus jutaan, agar selain dikonsumsi, bisa dijual juga. Biasakan untuk produktif jangan konsumtif, sehingga lebih bermanfaat kepada generasi berikutnya,” tandas Kang Yoto.

Menanggapi sambutan Kang Yoto, Kepala Disnakkan Kabupaten Bojonegoro, Ardiyono Purwanto menyatakan pihaknya akan terus meningkatkan jumlah benih ikan untuk disebarkan di embung, waduk, check dam dan rawa di seluruh wilayah Kabupaten Bojonegoro.

“Dengan maksud supaya masyarakat gemar mengkonsumsi ikan, maka kami terus mengalakkan penebaran benih ikan di waduk dan lainnya se-Bojonegoro, dengan begitu masyarakat memiliki protein yang cukup, sehingga lebih sehat dan cerdas,” katanya.

Selain itu, dalam kesempatan yang sama, Ketua TP PKK Kabupaten Bojonegoro, Mahfudhoh Suyoto, menyampaikan 3 hal yang membuat anak-anak dan masyarakat masih belum terbiasa mengkonsumsi ikan.

“Inilah sebab rendahnya masyarakat mengkonsumsi ikan, yakni Pertama factor terbatasnya keuangan, lalu kedua belum pahamnya masyarakat tentang pentingnya mengkonsumsi ikan, dan ketiga masyarakat mau membeli ikan, tetapi ikan yang akan dibeli tidak ada,” ungkapnya.

Lebih lanjut Mahfudhoh Suyoto menjelaskan cara penyelesaian hal tersebut, yakni Disnakkan bersama PKK harus mendampingi dan memberikan pembinaan kepada masyarakat tentang manfaat makan ikan dan cara membudidayakan ikan.

Sementara itu untuk memeriahkan GEMARIKAN 2016 ini, diadakan lomba masak-masak dengan menu Ikan yang diikuti 28 Peserta/kelompok dari TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Bojonegoro. Masing-masing peserta berkreasi menunjukkan bakat dalam membuat menu baru berbahan dasar ikan dan Kontes Lele, serta kuliner ikan khas Bojonegoro. *[Bp]

 

LEAVE A REPLY