Sekda Soehadi Sosialisasikan Percepatan Pembangunan Jalan Desa

444
Foto : Sekda Bojonegoro, Soehadi Moeljono bersama Kadis DPU, Andi Tjandra, Asisten I Djoko Lukito, dan Danramil 0813-18/Ngasem, Kapten Inf Hartono serta lainnya, saat menghadiri sosialisasi percepatan pembangunan jalan Desa.

Bengawanpost.com, Bojonegoro – Bertempat di Pendopo Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu (02/11/2016). Pemkab Bojonegoro menggelar sosialisasi percepatan pembangunan infrastruktur jalan Desa, yang bertema “Dengan Strategi Peningkatan Status jalan Desa Menjadi Jalan Kabupaten”.

Sosialisasi yang diikuti Kepala Desa, Sekdes, Ketua BPD 5 Kecamatan, yakni Kecamatan Ngasem, Malo, Ngambon, Gayam dan Kecamatan Bubulan ini, dihadiri Danramil 0813-18/Ngasem Kapten Inf Hartono, Kapolsek AKP Dumas Barutu, Camat Ngasem Mahmudin, Camat Bubulan M. Yasir, Camat Gayam Hartono, Camat Ngambon Muridan serta Camat Kalitidu Nanik Lusetiyani dan undangan lainnya.

Selaku pemateri di acara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Bojonegoro Soehadi Moeljono mengatakan, bahwa sejak tahun 2016 dan seterusnya Pemkab Bojonegoro tidak memiliki hak untuk membangun jalan poros Desa. Untuk pembangunannya diserahkan kepada pihak Pemerintahan Desa (Pemdes).

“Jika memungkinkan, Pemkab bisa memberikan bantuan keuangan  kepada Pemdes dalam pelaksanaan pembangunannya dengan sistem swakelola. Namun, Pemkab Bojonegoro akan memberikan bantuan itu secara langsung, yang dilaksanakan oleh rekanan dengan dana APBD Bojonegoro dan jalan tersebut harus dirubah statusnya dari jalan poros Desa menjadi jalan Kabupaten,” katanya.

Menurutnya, banyak jalan poros Desa yang cukup panjang dan memerlukan percepatan dalam pembangunannya. Namun jika pihak Pemdes tidak memiliki dana. Sehingga, solusinya itu kita sampaikan ke pihak pemerintah Desa diwilayah Kabupaten Bojonegoro untuk mengusulkan jalan poros Desa menjadi poros Kabupaten.

“Untuk itu, diharapkan pihak Pemdes mengajukan permohonan perubahan status jalan poros Desa menjadi jalan Kabupaten. Sebab, setelah jalan poros Desa itu resmi dirubah menjadi jalan Kabupaten, maka pihak Pemkab Bojonegoro bisa membangun jalan tersebut, karena status jalan sudah menjadi jalan Kabupaten” ujarnya.

Selain itu, kegiatan yang dimulai pukul 12.30WIB juga menghadirkan pemateri lainnya, diantaranya Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Andi Tjandra, Kabag Pembangunan Nur Sujito, Kabag Keuangan dan Asset Ibnu Soeyoeti dan Asisten I Pemkab Bojonegoro, Djoko Lukito. *[Bp]

LEAVE A REPLY