Sejahterakan Masyarakat, Perhutani Mojokerto Latih Warga Cendoro Membuat Jamu dan Kue

467
Foto : Suasana pelatihan pengolahan Toga dan bahan-bahan organik yang diadakan Perhutani Mojokerto untuk ibu-ibu asal Desa Cendoro, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, Kamis (20/12/2018).

Bengawanpost.com, Mojokerto – Untuk meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga, Perum Perhutani KPH Mojokerto memberikan pelatihan pengolahan Toga (Tanaman Obat Keluarga) kepada 50 ibu-ibu asal Desa Cendoro, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, Kamis (20/12/2018).

Pelatihan yang bertempat di Kantor Perhutani BKPH Kemlagi, KPH Mojokerto ini, hasil kerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Timur (Jatim), dan menghadirkan narasumber dari 3 Orang Kader Lingkungan Kabupaten Kediri.

Perwakilan DLH Jatim, Sulisyowati dalam sambutannya berharap pelatihan ini bisa meningkatkan nilai ekonomi toga bagi keluarga melalui pengolahan toga menjadi produk ekstrak toga (Jamu herbal) seperti ekstrak jahe merah, jahe putih, kunir merah, kunir putih, temulawak, kunci dan sirih.

“Semoga praktek pembuatan jamu herbal dari bahan baku empon-empon (Toga) ini, bisa melatih kemandirian ibu-ibu untuk meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga dan akhirnya terwujudlah kesejahteraan masyarakat,” harap perwakilan DLH Jatim, Sulisyowati.

Ditambahkannya, kegiatan yang telah berlangsung pada 19 – 20 Desember 2018 ini, rutin digelar DLH Jatim untuk memberdayakan seluruh masyarakat wilayah Kabupaten dan Kota di Jatim, dan dalam tahun 2018 telah diadakan 12 kali pelatihan.

“Selain jamu herbal. Ibu-ibu dilatih juga membuat kue dari bahan organik dan toga. Hal itu bertujuan memberdayakan masyarakat sekaligus untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup,” pungkas Sulisyowati. *[Mu/Bp]

data bojonegoro

LEAVE A REPLY