Saksikanlah.. 1 September 2019, Bojonegoro Gelar Anugerah Film Terbaik Jatim

384
BEJaFF (Bojonegoro East Java Film Festival) Tahun 2019.
BEJaFF (Bojonegoro East Java Film Festival) Tahun 2019.

Bengawanpost.com, Bojonegoro – Bojonegoro East Java Film Festival (BEJaFF 2019) kembali dibuka mulai 1 Agustus sampai 1 September 2019, yang terhitung satu bulan penuh acara ini digelar. Dua ketegori film yang di kompetisikan adalah ketegori Fiksi dan Dokumenter.

Festival yang memang mengkhususkan diri pada film Fiksi dan Dokumenter ini, dari tahun ke tahun mendapatkan apresiasi yang luar biasa dari para pembuat film tanah air.

Pada tahun ini sebanyak puluhan film yang di daftarkan pada panitia, dan hanya meloloskan 15 film yang di jadikan sebagai nominasi dan dipertontonkan publik dalam tiga sesi pemutaran selama tiga hari berlangsungnya Screening dan Awarding Day dalam BEJaFF 2019, dengan jumlah penonton mencapai puluhan ribu orang.

Koordinator Kompetisi BEJaFF 2019, Rifaun Naim menjelaskan, ketatnya seleksi yang dilakukan oleh para kurator untuk menjamin kualitas film yang nantinya disaksikan oleh penonton yang hadir.

“Harapan kami adalah ketika penonton yang datang dari berbagai kota, selain bisa menyaksikan film yang berkualitas, juga bisa menikmati pertunjukan Musik dan Pasar Rakyat,” ujar Rifaun Naim kepada Bengawanpost, Jum’at (30/08/2019).

Film-film yang di kempetisikan akan melalui dua tahap seleksi, tahap pertama Dewan Juri akan mengkurasi karya yang mengikuti kompetisi secara terbuka, dan tahap kedua akan memilih tiga film terbaik untuk ditetapkan sebagai Juara Pertama, Juara Kedua, Juara Ketiga, yang akan diumumkan pada saat Awarding Day BEJaFF 2019 pada 1 September 2019 mendatang.

Dewan Juri terdiri dari penggiat film Lokal maupun Nasional, diantaranya Hendro Lukito, Agus Budiono, Husni Taufiq dan Amy Kamila sebagai penulis skenario dan promotor film, Amy Kamila dari (SIBERKREASI) Kemkominfo RI.

“Dewan juri BEJaFF 2019 ini sangat mumpuni, diantaranya yakni Amy Kamila yang kiprahnya di dunia perfilman pernah menggawangi Promotor (Film Alayya), Penulis Skenario (Film Alayya), Penulis Skenario (Film The Hall Story), Partnership Promotor (Film Hanum Rangga), Tim Creative Program Kreator Nongkrong (TVRI), Partnership Promotor Jakarta (Film Molulo), Partnership Promotor (Film Nyai Ahmad Dahlan), Partnership Promotor (Film Cinta Laki-Laki Biasa), Promotor Team (Film Kalam Kalam Langit), Promotor Team (Bulan Terbelah di Langit Amerika Part 1 & 2), Pemeran Sekertaris Lefan (Film Tausiyah Cinta), Promotor (Film Tausiyah Cinta), Partnership Campus Partner (Film Cinta Suci Zahrana), Partnership Community Partner (Film Ketika Cinta Bertasbih), Pemeran Pendukung (Film Loneliness),” ungkap Rifaun Naim.

Rifaun Naim menambahkan, sedangkan pendaftaran kompetisi film BEJaFF sendiri dimulai 1 – 28 Agustus 2019, secreenig film 29 – 30 Agustus 2019, workshop film 1 September 2019, dan malam puncak penganugrahaan hadiah film terbaik akan di berikan di Awarding Day pada tanggal 1 September 2019. Mengenai informasi lengkapnya bisa di simak di website www.bejaff.com.

“Melalui media ini, kami mengundang masyarakat untuk bersama – sama hadir di malam puncak penganugerahan hadiah film terbaik BEJaFF 2019 pada Awarding Day tanggal 1 September 2019 di Lapangan Singonoyo Desa Sukorejo – Jl. Arif Rahman Hakim Bojonegoro,” pungkas Rifaun Naim seraya mengajak. *[Bp]

data bojonegoro

LEAVE A REPLY