Saatnya Indonesia Melawan Ancaman Proxy War

430
Foto : Pembinaan Aparat Desa Se-Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro

Bengawanpost.com, Bojonegoro – Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah kepulauan terbesar di dunia. Untuk mencermati Wawasan Kebangsaan (Wasbang) seperti itu, maka generasi penerus bangsa harus mendapat pembinaan secara kontinyu, terarah dan terpadu. Sebab, generasi penerus harus bertanggungjawab. Sehingga, generasi penerus harus bangkit dan sadar bertanah air berbangsa dan berbahasa satu yaitu bangsa Indonesia.

Hal itu seperti disampaikan oleh Dandim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf M. Herry Subagyo, saat memberikan materi tentang wawasan kebangsaan dalam Forum Diskusi dalam rangka Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa dan Pembinaan BPD bersama Forkopimda Bojonegoro, di Pendopo Kecamatan Kanor, Selasa (30/08/2016).

Selain itu, Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf M. Herry Subagyo, selaku pemateri juga menyampaikan tentang adanya Proxy War. Yaitu, suatu perang dimana salah satu pihak menggunakan pihak ketiga atau kelompok lain untuk berperang melalui berbagai aspek.

“Diantaranya adalah melalui Ideologi, Politik, Ekonomi, Sosial, Budaya serta melalui aspek lainya seperti Suku, RAS dan Agama,” ujarnya.

Untuk itu, lanjut Letkol Inf M. Herry Subagyo mengajak segenap para generasi penerus bangsa untuk menjaga kelestarian alam dan populasinya. Pasalnya, hal itu dilakukan untuk mempertahankan keseimbangan penduduk, pangan, sandang dan papan. Agar tidak terjadi kelebihan penduduk dan terbatasnya energi.

“Jika hal itu terabaikan, maka Indonesia akan mengalami konflik pangan dan energi. Perang dunia masa kini, yaitu perang perebutan pangan dan energy,” tandasnya.

Menurutnya, Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam. Sehingga, dibuat tidak boleh maju dan negara Indonesia sendiri dijadikan sebagai negara konsumen atas hasil sumber daya alam yang diambil dari negara Indonesia.

“Kejadian-kejadian ini, merupakan salah satu ancaman proxy war yang tidak kita sadari telah masuk negara kita. Yakni dengan cara merusak pola pikir dan moral masyarakat bangsa kita,” tambahnya.

Untuk itu, Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf M. Herry Subagyo mengharapkan segenap generasi penerus bangsa untuk menguatkan dan menjaga Pancasila sebagai ideologi dalam berbangsa dan bernegara.

Hadir dalam acara yang mengusung tema” Bojonegoro Lampaui Batas Maksimalmu, Demi Mewujudkan Masyarakat Yang Sehat, Cerdas, Produktif dan Bahagia,” tersebut, Wakil Bupati Bojonegoro, Setyo Hartono, perwakilan dari Polres dan Kejaksaan Negeri Bojonegoro. [Bp]

LEAVE A REPLY