Saat Tari Rondo Songo Bojonegoro Tampil di TMII Jakarta

724
Foto : Penampilan tari Rondo Songo Bojonegoro di TMII Jakarta

Bengawanpost.com, Jakarta – Tari Rondo Songo tampil di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta. Tari “Rondo Songo” yang menceritakan sejarah salah satu tempat di wilayah Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro, tampil pada acara Gelar Seni Kabupaten Bojonegoro di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta. Kegiatan yang digelar di anjungan Jawa Timur ini dilaksanakan pada Hari Minggu (21/08/2016).

Rondo songo, adalah nama sebuah punden (gumuk) yang berada di tengah hutan jati di Desa Ngantru, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro. Konon, rondo songo adalah 9 (sembilan) wanita dengan ciri fisik yang sama, dari ujung rambut sampai ujung kaki. Ceritanya 9 janda tersebut, sedang berteduh di sebuah gubug di tengah hutan jati, yang ternyata merupakan jelmaan mulut ular raksasa.

Dan akhirnya, mereka ditelan oleh ular raksasa itu. Sejak kejadian hilangnya 9 janda tersebut tempat itu dikenal dengan sebutan Gumuk Rondo Songo. Berdasarkan kisah inilah Nika Kusumawati menggarap menjadi sebuah tarian yang indah, tak hanya karena rancaknya gerakan namun kolaborasi iringan musik dan tata panggung membuat siapapun yang menyaksikan tarian ini terbawa suasana mistis peristiwa yang dialami oleh 9 perempuan ini.

Ditangan dingin Nika Kusumawati, salah satu pencipta tarian ini mengatakan, “Tarian ini telah menyabet penghargaan sebagai juara tiga pada festival tari Jawa Timur 2016, yang digelar di Taman Budaya beberapa waktu lalu,” katanya kepada media.

Sementara itu, Rondo Songo Tampil bersama beberapa kesenian lain, seperti langen tayub, serta kolaborasi karawitan dan jula-juli jonegaran, tarian ini mampu memukau beberapa pengunjung yang hadir. Dengan menampilkan sembilan orang penari remaja, tarian Rondo Songo ini tampil sebagai pembuka acara. [Bp]

LEAVE A REPLY