PSTI Bojonegoro Siap Berprestasi di Kejurda Sepak Takraw Jawa Timur

561

bengawanpost.com, Bojonegoro – Sepak Takraw telah berkembang di Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, tepatnya pada hari Ahad pagi (24/04/2016) saat Carfreeday di alun-alun kota ledre, team Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Bojogoro mengadakan latihan fisik gabungan dalam rangka menghadapi kejurda sepak takraw di Surabaya pada tanggal 28-30 April 2016. Sepak takraw sendiri adalah jenis olahraga campuran dari sepakbola dan bola voli yang dimainkan di lapangan ganda bulu tangkis dengan mengunakan bola kecil terbuat dari rotan.

Menurut Kriswanto pelatih team PSTI Bojonegoro, “Tujuan latihan ini untuk pembibitan, pembinaan dan tentunya prestasi baik lokal maupun internasional seperti prestasi dari Sekolah Menenggah Atas Negeri Olahraga (SMANOR) Sidoarjo, untuk itu kami latihan rutin tiap Sore pada hari Sabtu, Senin & Rabu di Lapangan SMKN 2 Bojonegoro. Sedang kali ini kami adakan latihan gabungan yang juga dikuti para pemenang Porseni 2016, dalam rangka persiapan menghadapi kejurda sepak takraw Jawa Timur dengan target minimal dapat juara 3”, kata mantan juara 2 Sepak Takraw pada PON 2008 dan PON 2012 ini.

PSTI Bojonegoro yang dipimpin Sahari sudah banyak berprestasi baik local maupun regional diantaranya juara 3 sepak takraw POPDA Jawa Timur tahun 2014 di Gresik, maka berdasarkan hal tersebut pula Kriswanto mengharapkan, “Kami berharap di Kabupaten Bojonegoro dengan dukungan berbagai fihak bisa berdiri Sekolah Olahraga seperti SMANOR yang ada di Kabupaten Sidoarjo”, ujar mantan juara 3 sepak takraw POPWIL tahun 2007 dan POMNAS tahun 2009 serta POMNAS tahun 2011 ini.

Sesuai data yang Bengawanpost himpun, pendirian Sekolah Olahraga Seperti SMANOR Sidoarjo ini memang dibutuhkan para Atlit, agar kota ledre bisa menjadi barometer pusat pembinaan olahraga di Indonesia. Seperti ungkapan Sayogi Ilham atlit sepak takraw dari SMAN 2 Bojonegoro, “Kami sangat senang dan mendukung apabila di Kabupaten Bojonegoro berdiri Sekolah Olahraga agar semua potensi atlit khususnya atlit dari Bojonegoro dapat terbina dengan baik dan itu bisa mengangkat prestasi Bojonegoro khususnya dalam bidang olahraga”, pungkas mantan juara 1 PORKAB Bojonegoro tahun 2015 ini. [Id]

LEAVE A REPLY