Peringati World Diabetes Day 2018, Unigoro Serukan Pola Hidup Sehat

362
Foto : Suasana senam peringatan World Diabetes Day 2018, di Aula Rektorat Unigoro, Selasa (13/11/2018).

Bengawanpost.com, Bojonegoro – Diabetes Mellitus menjadi salah satu penyakit yang menyumbang angka kematian cukup tinggi di Indonesia, maupun dunia. Tak hanya menyerang usia tua, diabetes kini juga banyak menyerang usia produktif atau kaum pekerja, dengan ditandai tingginya gula darah atau di atas 125 mg/dL.

Dalam memperingati Hari Daiabetes Sedunia (World Diabetes Day) 2018, Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik (FISIP) Universitas Bojonegoro (Unigoro) bersama Paguyuban Wanita Unigoro dan Club Bojonegoro Meliwis Putih kemarin, Selasa (13/11/2018) mengadakan kegiatan senam diabetes.

Kegiatan senam diabetes tersebut diikuti oleh seratusan orang yang berasal dari dosen, mahasiswa dan karyawan di lingkup Unigoro. Dan tak hanya senam diabetes, dalam kegiatan untuk mengkampanyekan gaya hidup sehat dan pencegahan diabetes tersebut juga ada pemeriksaan gula darah dan konsultasi diabetes.

“Kami ingin ikut andil mensosialisasikan bahaya penyakit diabetes ini. Untuk itu, FISIP Unigoro menggelar peringatan yang diselenggarakan di seluruh dunia ini untuk melawan penyakit diabetes dengan pola hidup sehat,” ujar Dekan FISIP Unigoro, Dr. Rupiarsieh, M.Si.

Foto : Dekan FISIP Unigoro, Dr. Rupiarsieh, M.Si. bersama Paguyuban Wanita Unigoro dan Club Bojonegoro Meliwis Putih, saat menggelar peringatan World Diabetes Day 2018, di Kampus Unigoro, Selasa (13/11/2018).

Dr. Rupiarsieh menambahkan, selain pencegahan, bagi yang sudah terkena penyakit ini diharapkan untuk sering melakukan kontrol agar mendapatkan pendampingan dan perawatan yang baik.

“Jadi kita semua harus peduli dengan penyakit ini, yang belum terkena harus mencegah dengan pola hidup sehat, sedangkan yang sudah terkena harus sering melakukan kontrol,” imbuh Dr. Rupiarsieh.

Sementara itu, kegiatan senam diabetes yang dilaksanakan di Aula Rektorat Unigoro tersebut terlihat diikuti antusias oleh peserta yang didominasi wanita. Dan sebagai wujud kepedulian bersama dalam melawan diabetes, maka kegiatan peringatan ini kedepan akan rutin diselenggarakan setiap tahunnya. *[Bp]

data bojonegoro

LEAVE A REPLY