Peringati Hari Santri, Ribuan Santri Se- Mantup Lamongan Gelar Kirab

350
Foto : Pemberangkatan peserta kirab santri Se- Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Sabtu (21/10/2017).

Bengawanpost.com, Lamongan – Dalam rangka peringatan Hari Santri Nasional, Camat Mantup, Zubaeri, MM. memberangkatkan sekitar 1.596 peserta kirab santri Se- Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Sabtu (21/10/2017) pagi tadi.

Acara yang dipelopori Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) PAC Kecamatan Mantup ini, bertajuk “Mlaku Bareng Kyai Lan Santri”. Dan mengambil rute dari lapangan Gedung Mayangkara Kecamatan Mantup menuju Desa Mantup, dan berakhir di lapangan Mayangkara Mantup kembali.

“Acara ini bertujuan mengajak kita semua untuk mengingat jasa para kyai dan santri, serta memperkuat keteguhan memperkokoh NKRI. Untuk itu, kami menghimbau kepada para peserta kirab agar dalam perjalanan nanti terus membaca sholawat dan menyebut asma Allah, ” ujar Camat Mantup, Zubaeri, MM. dalam sambutan singkatnya.

Dalam acara kirab santri tersebut, turut hadir KH. Abdul Jalil, SH. selaku Ketua MWC NU Kecamatan Mantup, dan Jajaran Muspika Mantup (Danramil 0812/09 Mantup bersama Kapolsek Mantup), Tokoh Masyarakat, serta Ketua lembaga badan otonom NU Se- Kecamatan Mantup

Menurut Ketua PAC GP Ansor Mantup, Miftahul Qomar, S.Pdi. mengatakan, ribuan santri yang mengikuti kirab berasal dari seluruh lembaga maarif, diniyah, dan badan otonom NU di Kecamatan Mantup.

“Selain diikuti seluruh lembaga yang dibawah naungan NU Se- Kecamatan Mantup, kegiatan ini juga diikuti seluruh wali murid santri,” ucap Miftahul Qomar menjelaskan.

Selain itu, kirab tersebut juga dimeriahkan grup band Songgo Langit yang dikomandani Kusaini, S.Sos. dari SMK Ma’arif NU Mantup, dan grup drum band lainnya yang sebagian besar pesertanya berasal dari kalangan siswa SD dan SMP.

Lebih lanjut Qomar menyampaikan, bahwa kirab dalam rangka peringatan hari santri nasional ini merupakan rangkaian kegiatan Ke- 3, setelah sebelumnya digelar apel kesetiaan pancasila di Gunung Lawu. Serta pembacaan sholawat nariyah di seluruh ranting, dan puncaknya besok tanggal 22 Oktober 2017 di Alun-alun Kabupaten Lamongan.

Sementara itu, terlihat para santri yang mengikuti kirab sebagian besar membawa spanduk yg bertuliskan almamaternya masing-masing. Salah satu santri bernama Rahmania (21 th) warga Dusun Jatisari, Desa Kedukbembem, Kecamatan Mantup mengaku merasa bangga dengan adanya kegiatan tersebut.

“Saya senang mengikuti kegiatan ini, selain sebagai upaya untuk mengingat jasa para ulama’ saat berjuang mempertahankan kemerdekaan, juga dengan acara ini dapat menanamkan nilai nasionalisme pada kami dan masyarakat,” pungkas Rahmania tanggapi acara ini. *[Rul/Bp]

LEAVE A REPLY