Pendidikan Berbasis Digital, Itulah Pendidikan ala Generasi Milenial

151
Foto : Suasana saat RTIK Bojonegoro mengadakan pelatihan program “E-library dan Perpustakaan Digital”.

Bengawanpost.com, Bojonegoro – Pendidikan yang ideal adalah pendidikan yang sesuai dengan karakter dan lingkungan siswanya. Dan pendidikan bagi generasi yang lahir pada era digital atau milenial saat ini tentu juga harus menyesuaikan dengan perkembangan ini.

Berangkat dari pemikiran itulah, Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (RTIK) Bojonegoro berkolaborasi dengan para guru, sekolah, dan Dinas Pendidikan untuk mengembangkan pendidikan berbasis digital, seperti program “E-library dan Perpustakaan Digital”.

Ketua RTIK Bojonegoro, Rifaun Naim menyampaikan, sebagai organisasi yang berfokus pada dunia teknologi informasi, RTIK Bojonegoro selama satu tahun terakhir ini telah melaksanakan kegiatan – kegiatan pengembangan pendidikan daring (Online).

“Pada bulan Juni 2018 lalu, RTIK Bojonegoro telah meluncurkan program “E-library dan Perpustakaan Digital” untuk beberapa sekolah dan lembaga pendidikan di Kabupaten Bojonegoro,” ujar pria yang biasa disapa Mas Faun kepada Bengawanpost, Ahad (15/07/2018).

Dijelaskannya, program perpustakaan digital menjadi teknologi baru untuk pendidikan agar mencapai visi pendidikan yang menarik, dan perpustakaan digital dirancang untuk memenuhi kebutuhan peserta didik. Serta dalam perpustakaan digital ini para siswa bisa memperoleh beragam materi dan referensi belajar secara daring.

“Melalui program E-library dan Perpustakaan Digital ini, kita berupaya memberi kemudahan kepada siswa dan guru yang saat ini rata – rata sudah sangat terbiasa dengan gawai dan internet,” jelas Mas Faun penuh semangat.

Disampaikan pula, dalam proses mewujudkan program ini, RTIK perlu dukungan modal, moral, dan semangat para relawan. Modal tersebut diperlukan untuk pengadaan perangkat keras dan berbagai alat pendukungnya.

“Semangat para relawan sangat penting, karena tanpa mereka, program yang kami jalankan tidak bisa berkelanjutan,” imbuh Mas Faun.

Foto : Anggota RTIK Bojonegoro, saat melatih para pelajar terkait program “E-library dan Perpustakaan Digital”.

Lebih lanjut Mas Faun menyampaikan, kegiatan yang dilakukan RTIK ini mendapat sambutan baik dari para pegiat pendidikan, orangtua siswa, guru dan sekolah, serta Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro juga Provinsi Jawa Timur. Sehingga dengan sambutan baik itu sangat mendukung secara moral kepada para relawan.

“Berbekal dukungan dari berbagai fihak. Kami yakin, semoga upaya dalam program E-library dan Perpustakaan Digital ini akan sangat bermanfaat dalam mengembangkan pendidikan di Kabupaten Bojonegoro,” harap Mas Faun.

Dalam menjalankan program E-library dan Perpustakaan Digital ini, RTIK Bojonegoro juga mendapat dukungan penuh dari ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), lanjut Mas Faun menyampaikan, bahwa RTIK sangat mengapresiasi EMCL yang selalu mendukung kegiatan – kegiatan pengembangan pendidikan di Kabupaten Bojonegoro dan Tuban.

“Selain mendukung pendanaan progam, EMCL juga memberi sumbangsih ide dan pemikiran. Kolaborasi positif selama ini sangat membantu kami,” ungkap Mas Faun seraya berterima kasih.

Penting diketahui, dalam pengembangan E-library di Bojonegoro, RTIK menempatkan server di tiga lokasi. Antara lain di Gedung Pusat Belajar Guru (PBG) Bojonegoro, SMAN 1 Kalitidu, dan SMPN 1 Gayam. Meski server diberikan kepada tiga lembaga tersebut, namun semua sekolah yang didampingi RTIK dalam program ini bisa menggunakan server tersebut.

“Sejak Mei tahun lalu, RTIK Bojonegoro mendampingi 10 sekolah di Kabupaten Bojonegoro. Secara intensif, 20 guru yang menjadi perwakilan dari sekolah – sekolah tersebut, mendapatkan pelatihan mengelola perpustakaan digital,” terang Mas Faun.

Foto : Suasana pelatihan program “E-library dan Perpustakaan Digital” yang diadakan RTIK Bojonegoro.

Sementara itu Galih Tiara, selaku perwakilan EMCL menyampaikan, bahwa program ini diinisiasi EMCL bersama RTIK Bojonegoro sebagai dukungan kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam meningkatkan taraf pendidikan masyarakat. Dan berbagai program pendidikan telah dijalankan EMCL yang bermitra dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang ahli di bidangnya.

“Untuk pengembangan pendidikan digital, kami kerjasama dengan organisasi RTIK ini. Menurut kami, RTIK kompeten di bidang ini,” kata perempuan yang biasa disapa Rara itu.

Menurut Rara, pengembangan pendidikan dengan teknologi informasi ini penting untuk dilakukan. Sasarannya tidak hanya siswa sebagai generasi millennial, namun juga guru. Bagi dia, guru menjadi kunci kesuksesan sebuah proses pendidikan.

“Upaya kita melalui prakarsa pendidikan berkutat pada bagaimana caranya kita dapat terus memperbaiki proses belajar – mengajar. Program pendidikan kita menyasar para guru dan manajemen sekolah agar dapat membuat situasi belajar menjadi kegiatan yang menyenangkan dan aktif,” tuturnya.

Rara juga memaparkan, hampir 3.000 guru di Kabupaten Bojonegoro, Blora, dan Tuban telah memanfaatkan program pendidikan dari EMCL. Guru tersebut terdiri dari guru pendidikan anak usia dini, guru sekolah dasar hingga guru sekolah menengah.

Selain itu, lanjut dia, lebih dari 33.000 pelajar telah disentuh oleh program EMCL. Dan lebih dari 90 gedung sekolah telah diperbaiki. Mereka pun sekarang memiliki sekolah yang lebih baik— ruang kelas yang layak, kamar kecil yang bersih, laboratorium, dan perpustakaan.

“Pelajar tersebut adalah bibit yang mesti kita rawat agar memungkinkan mereka menjadi pemimpin masa depan Indonesia,” ucap Rara.

Menanggapi adanya program “E-library dan Perpustakaan Digital ini, Pengurus PBG Bojonegoro, Anam Syaifudin berterima kasih kepada RTIK Bojonegoro dan EMCL atas bantuan tersebut. Menurutnya, server sangat bermanfaat dalam memberi kemudahan akses perpustakaan.

“Kami sangat senang mendapatkan bantuan server, dan mendapatkan pelatihan tentang perpustakaan digital. Di PBG banyak sekali buku yang bisa kita masukkan ke jurnal yang ada di perpustakaan digital. Jadi, orang yang mencari tidak perlu susah-susah,” pungkas Anam Syaifudin penuh terima kasih. *[Bp]

LEAVE A REPLY