Penanaman Kayu Putih Bersama Perhutani Mojokerto

728
Foto : KPH Perum Perhutani Mojokerto, saat menggelar tanam serentak pohon kayu putih, di di Petak 58a RPH Simo, Desa Cendoro, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Selasa (17/01/2017).

Bengawanpost.com, Mojokerto – KPH Perum Perhutani Mojokerto, Divre Jawa Timur menggelar tanam serentak seluas 1 hektar berupa komoditas kayu putih, di Petak 58a Resort Pemangku Hutan (RPH) Simo, Desa Cendoro, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Selasa (17/01/2017).

Tanam serentak yang dihadiri hampir semua karyawan Perhutani Mojokerto, terdiri Kepala BKPH beserta jajarannya para Kepala RPH, bersama juga petani pesanggem dari anggota Lembaga Masyarakat Hutan Desa (LMDH) Cendoro ini, juga memaparkan pemanfaatan sharing produksi lahan hutan tahun 2014.

“Pohon Kayu putih adalah tanaman obat yang peluang bisnisnya cukup besar. Untuk itu, marilah kita menanam dengan ikhlas, karena keikhlasan adalah bagian dari ibadah yang akan bermanfaat untuk kita di kemudian hari,” demikian sambutan Administratur (Adm) KPH Mojokerto, Agus Sarwedi di lokasi tanam serentak.

Hal senada disampaikan Ketua LMDH Cendoro, Jailani dalam kesempatan ini. Menurutnya, agar  tanaman kayu putih tersebut dapat tumbuh 100%, maka dirinya meminta anggotanya terutama para pesanggem yang melakukan tumpangsari berupa tanaman palawija, agar turut serta membantu merawat tanaman tersebut.

Sementara itu dalam kegiatan ini juga, KSS PHBM KPH Mojokerto, Tukani dengan disaksikan jajaran KPH Mojokerto dan beberapa unsur yang hadir, menfasilitasi LMDH setempat untuk pembahasan kesepakatan persentase pemanfaatan dana hasil produksi lahan hutan tahun 2014, dan hasil kesepakatannya dibuatkan berita acara.

“Dengan kehadiran Adm KPH Mojokerto membawa semangat positif bagi pesanggem penggarap persil di petak 58 a KRPH Simo ini. Adapun beberapa persentase dana sharingnya yang telah disepakati, diantaranya untuk biaya keamanan jaga hutan, untuk Pemdes, untuk kas LMDH dan juga untuk kegiatan lainnya,” pungkas Jaelani. *[Mu/Red]