Peduli Masa Depan, BKKBN Launching Pojok Kependudukan – UKM Kependudukan Unigoro

347
Foto : Direktur Kerjasama Pendidikan Kependudukan - BKKBN, Ahmad Taufik, S.Kom., MAP., saat acara Launching Pojok Kependudukan - UKM Kependudukan Unigoro dan Kuliah Umum Kependudukan, di Aula Rektorat Unigoro, Selasa (08/05/2018) siang.

Bengawanpost.com, Bojonegoro – Direktur Kerjasama Pendidikan Kependudukan – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Ahmad Taufik, S.Kom., MAP. memberikan kuliah umum dan melaunching Pojok Kependudukan, di Aula Rektorat Universitas Bojonegoro (Unigoro), Selasa (08/05/2018) siang.

Kuliah umum yang dirangkai dengan Launching Pojok Kependudukan ini, diadakan UKM Kependudukan Unigoro, dan dihadiri ratusan mahasiswa Unigoro, serta mengambil tema “Implementasi Pendidikan Kependudukan di Perguruan Tinggi Untuk Meningkatkan Kualitas SDM”.

Dalam pemaparan materinya, Direktur Kerjasama Pendidikan Kependudukan – BKKBN, Ahmad Taufik, S.Kom., MAP. mengatakan, tugas mahasiswa hendaknya mulai memperhatikan pembangunan terutama di Kependudukan, seperti bisa membuka lapangan kerja. Tapi harus ada syaratnya yaitu mempunyai soft skill, bakat dan kemampuan (IQ ,EQ, dan SQ).

“Mahasiswa itu harus mulai memperhatikan pembangunan bidang Kependudukan. Utamanya harus mengetahui bagaimana mobilitas tentang jumlah angka kelahiran dan kematian, tingkat pernikahan dini, jumlah lansia dan remaja,” imbuh Taufik.

Hal senada disampaikan Pembina UKM Kependudukan Unigoro, Ida Swasanti, M.Si. Menurutnya, mahasiswa sekarang harus punya soft skill, hard skill dan life skill, dengan adanya isu dan masalah kependudukan, maka mahasiswa harus mempersiapkan diri menghadapi tantangan kedepan.

“Manfaat dari Kuliah Umum Kependudukan ini yakni dapat membuka wawasan mahasiswa yang menjadi bagian dari bonus Demografi, arahnya agar menjadi bonus Demografi yang mendukung pembangunan bukan malah menjadi beban Negara,” ujar Pembina UKM Kependudukan Unigoro, Ida Swasanti, M.Si. dalam acara ini.

Kegiatan Kuliah Umum Kependudukan ini dianggap sangat penting bagi mahasiswa, karena dari kegiatan ini mahasiswa akan memperoleh ilmu bermanfaat tentang isu dan masalah kependudukan yang terjadi sebagai bekal untuk mempersiapkan diri dan menghadapi tantangan ke depannya.

“Harapannya dari kegiatan UKM Kependudukan ini, apalagi sekarang sudah memiliki pojok kependudukan, maka kegiatannya harus lebih sering dilakukan, mulai dari membahas masalah dan isu kependudukan, serta bisa melakukan kajian kependudukan di level Kabupaten. Itulah cita – cita kita tahun ini, dan motivasi kedepan setiap mahasiswa nantinya bukan hanya sisi akademis baik, tetapi yang lebih penting dia bisa eksis setelah lulus nanti,” harap Pembina UKM Kependudukan Unigoro tersebut.

Foto : Direktur Kerjasama Pendidikan Kependudukan – BKKBN, Ahmad Taufik, S.Kom., MAP., saat memberikan Kuliah Umum Kependudukan, di Aula Rektorat Unigoro, Selasa (08/05/2018) siang.

Masih dalam kesempatan ini, Ketua Yayasan Suyitno Bojonegoro (YSB) – Unigoro, Mas Arief Januarso menyampaikan, pentingnya pendidikan kependudukan bagi mahasiswa. Oleh karenanya, dirinya berharap mata kuliah pendidikan kependudukan bisa diadakan pada Perguruan Tinggi sesuai dengan kompetensi masing – masing.

“Banyak mahasiswa yang semangat dan antusias membahas kependudukan. Untuk itu, semoga kedepan pendidikan kependudukan dapat diupayakan setiap Perguruan Tinggi ada mata kuliahnya tersendiri,” tutur Mas Arief Januarso.

Sementara itu, terlihat kegiatan yang diikuti ratusan mahasiswa Unigoro dan dihadiri juga perwakilan dari BKKBN Provinsi Jawa Timur, BKKBN Provinsi Papua, DP3AKB Kabupaten Bojonegoro, serta Koalisi Kependudukan. tersebut berjalan sangat antusias, apalagi dengan kedatangan Bapak Taufik ini, menjadikan suatu kebanggan tersendiri bagi pihak Kampus Unigoro. *[Rosa / Bp]

LEAVE A REPLY