Pasca Pencabutan Sanksi PSSI, Persibo Gelar Sarasehan

662
Foto : Bupati Bojonegoro Kang Yoto bersama CEO Persibo Abdullah Umar, Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf M. Herry Subagyo, dan Askab PSSI Budiono saat sarasehan Persibo, Sabtu (28/01/2017).

Bengawanpost.com, Bojonegoro – Bertempat di Pendopo Malowopati Pemkab Bojonegoro, Jawa Timur, Sabtu (28/01/2017). Bupati Bojonegoro, Kang Yoto memimpin sarasehan tentang pembahasan nasib Persibo pasca pencabutan sanksinya oleh PSSI.

Sarasehan ini dihadiri Forpimda diantaranya Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf M. Herry Subagyo, Kapolres AKBP Wahyu Sri Bintoro, Ketua DPRD Bojonegoro, Ketua Askab PSSI Budiono, Dispora Sahari, KONI, manajemen dan ratusan suporter Persibo.

“Pasca diakuinya Persibo dan pencabutan sanksi oleh PSSI, serta perjuangan pengurus Persibo sudah maksimal. Apakah kita menerima keputusan PSSI, atau kita menolak dan Persibo dibubarkan saja,” kata Bupati Kang Yoto dalam sambutannya.

Sebelumnya, CEO Persibo Bojonegoro Abdullah Umar menyampaikan, secara legalitas Klub sepak bola Persibo telah diakui keanggotaannya oleh PSSI, yaitu melalui konggres, dan Persibo berada di Liga Nusantara.

“Melalui konggres, legalitas Klub sepak bola Persibo saat ini telah diakui keanggotaannya oleh PSSI, dan akan dikelola serta bermain secara professional di liga nusantara,” ungkap CEO Persibo, Abdullah Umar menjelaskan.

Sementara itu dalam kesempatan ini, Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf M. Herry Subagyo menyampaikan, bahwa dengan diakuinya Klub sepak bola yang berjuluk Laskar Angling Dharma oleh PSSI, pihaknya mensuport Persibo untuk bangkit kembali.

“Persibo adalah kebanggaan masyarakat Bojonegoro. Untuk itu, marilah bersama kita mendukung Persibo untuk lebih baik dan maju, dengan memperkuat kebersamaan dan meninggalkan perbedaan,” imbuh Letkol Inf M. Herry Subagyo. *[Bp]

LEAVE A REPLY