Partisipasi Sergab Kodim Bojonegoro Dalam Optimalisasi Stok Beras Bulog

81
Foto : Dandim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf M. Herry Subagyo saat sambutan pada "Rakor terkait optimalisasi pemenuhan target stok beras di Gudang Bulog Sub Drive lll Bojonegoro", Rabu (30/08/2017).

Bengawanpost.com, Bojonegoro – Bertempat di Aula Parama Satwika Mapolres Bojonegoro, Rabu (30/08/2017) jam 13.00 WIB. Tim Serapan Gabah dan Beras Petani (Sergab) Kodim 0813 Bojonegoro mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) terkait optimalisasi pemenuhan target stok beras di Gudang Bulog Sub Drive lll Bojonegoro.

Rakor yang dipimpin Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro ini, diikuti 100 orang. Diantaranya Letkol Inf M. Herry Subagyo (Dandim 0813 Bojonegoro), Irsan Nasution (Kabulog Sub Divre III), Kadistan Akhmad Jupari, Kadisperindag, Seluruh Danramil dan Kapolsek jajaran, serta Untung Basuki (Ketua Perpadi Bojonegoro) bersama 25 anggotanya.

Saat membuka rakor, Kapolres Bojonegoro memaparkan, bahwa stok beras di Jawa timur saat ini bisa dinilai sangat kurang dan jauh dari Propinsi lain seperti Jawa Tengah dan Sulawesi Selatan. Padahal wilayah pertanian di Bojonegoro masih sangat luas, sehingga hal tersebut yang menjadi dasar Tim Satgas Pangan Pusat turun diwilayah Jawa Timur untuk melakukan pengecekan dilapangan secara langsung, terutama stok beras di mitra Bulog dan non mitra Bulog guna mengetahui penyebabnya dan melakukan evaluasi.

“Tujuan rakor ini untuk menstabilkan harga dan mencukupi stok pangan agar aman, khususnya penjualan maupun pendistribusian beras di wilayah Kabupaten Bojonegoro. Sehingga ketahanan pangan nasional bisa diwujudkan,” ujar Kapolres AKBP Wahyu Sri Bintoro.

Kapolres menambahkan, bahwa sehari sebelumnya telah dilakukan pertemuan dengan Perpadi, dimana Perpadi Bojonegoro siap dan bersepakat untuk membantu memenuhi target penyerapan beras oleh Bulog sampai akhir tahun 2017 ini. Karena, jika stok beras nasional kurang aman, maka pemerintah akan melakukan import beras dari luar negeri.

“Jika Indonesia import beras, maka tentunya kebijakan tersebut akan merugikan petani dan pengusaha Indonesia. Sehingga marilah kita dukung kebijakan pemerintah yang ingin menjadikan negara kita swasembada beras,” tambah Kapolres seraya mengajak.

Lebih lanjut Kapolres mengharapkan adanya peran dan komitmen anggota Perpadi Bojonegoro untuk membantu pemenuhan target Bulog hingga akhir tahun 2017, meskipun harga dilapangan sudah tinggi. Ditambah saat ini tidak banyak daerah yang memasuki masa panen, namun pedagang yang beli sudah banyak, bahkan dari luar Bojonegoro.

“Kita siap membentuk Tim Terpadu guna lebih mendukung kinerja Bulog dalam penyerapan beras dan gabah di Bojonegoro ini,” tandas AKBP Wahyu Sri Bintoro.

Kapolres juga menyampaikan rayonisasi dan jadwal gudang Bulog, sehingga dapat melakukan pengecekan kualitas beras secara langsung dilapangan. Selain itu juga, agar para pengusaha juga berkomitmen mampu menjaga kualitas barang yang dikirimkan jika dilakukan pengecekan diawal dilapangan.

“Jika nanti masih kesulitan memasukan beras ke Gudang Bulog, Tim Satgas akan membawa beras yang ditolak ke Gudang Bulog diluar daerah sebagai langkah studi banding”, tutur Kapolres mengakhiri sambutan pembukaan rakor ini.

Foto : Dandim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf M Herry Subagyo bersama pejabat Kabupaten Bojonegoro lainnya, saat mendampingi Ketua Tim Satgas pangan pusat, Irjen Pol Eko Hadi Sutejo (Aslog Mabes Polri) dan rombongannya yang meninjau proses pengadaan dan penggilingan beras, di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Selasa (29/08/2017) pagi.

Masih ditempat yang sama, Kepala Sub Drive III Bulog Bojonegoro, Irsan Nasution menegaskan, bahwa saat ini Bulog Bojonegoro sudah berupaya untuk melaksanakan pekerjaan dengan baik, yakni dengan datang langsung ke gudang – gudang milik pengusaha untuk melihat kualitas beras yang ada digudang secara langsung.

“Dengan adaya rakor ini, kedepan untuk mengantisipasi gejolak harga dilapangan Bulog akan menyesuaikan kondisi dilapangan dengan melihat dari sisi visual. Yaitu melihat kondisi beras secara langsung bukan dari derajat sosok, namun juga tidak berani jauh dari ketetapan Inpres,” tegas Irsan Nasution dalam rakor ini.

Sementara itu, Dandim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf M. Herry Subagyo menyampaikan, bahwa berbagai upaya sudah dilakukan oleh Tim Sergab Kodim 0813 Bojonegoro. Salah satunya dengan mensinergikan operasional dengan Tim Satgas Pangan Polres Bojonegoro dalam mengoptimalkan kinerja Bulog Sub Drive lll Bojonegoro untuk penyerapan beras dan gabah, guna memenuhi target serapan tahun 2017.

“Untuk memenuhi target serapan beras tahun 2017 . Kita selalu  membuat komitmen kerjasama antara Perpadi Bojonegoro dan Bulog Sub Drive lll Bojonegoro,” ungkap Letkol Inf M. Herry Subagyo dalam sambutannya.

Setelah dilakukan sambutan-sambutan, acara dilanjutkan dengan tanggapan-tanggapan para undangan yang hadir, dan jawaban dari Kapolres, Kepala Bulog, serta Letkol Inf M. Herry Subagyo atas tanggapan para undangan yang lebih banyak disampaikan oleh anggota Perpadi Bojonegoro.

Sebelum acara berakhir sekira pukul 17.00 WIB, disampaikan kesimpulan hasil rakor secara langsung oleh Kapolres Bojonegoro yang diantaranya agar Kepala Sub Drive III Bulog Bojonegoro segera membuat rencana aksi untuk menindaklanjuti hasil rapat hari ini, serta membuat pemetaan pengusaha penggilingan padi dan gudang agar bisa dibuat jadwal pengecekan dilapangan.

Selanjutnya, Kapolres mengajak seluruh undangan yang hadir berkomitmen untuk melakukan pembinaan dan berharap setelah pertemuan hari ini ada perubahan kearah yang lebih baik dengan dapat memenuhi target yang dibebankan Bulog Bojonegoro ini. *[Bp]

LEAVE A REPLY