MoU Blok Tuban Guna Optimalkan Pendapatan Daerah

424
Foto : Gubenur Jawa Timur, Pakde Karwo bersama Bupati Bojonegoro, Kang Yoto, Bupati Lamongan, H. Fadeli, Bupati Gresik, H. Sambari dan Pemkab Tuban, saat penandatanganan MoU Blok Tuban, di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jawa Timur.

Bengawanpost.com, Surabaya – Bertempat di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jawa Timur, Rabu (02/11/2016. Pemprov Jawa Timur bersama Pemkab Bojonegoro, Tuban, Lamongan dan Gresik melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) untuk Rencana Pengelolaan Minyak dan Gas Bumi Blok Tuban.

Dalam MoU ini, 4 daerah tersebut mendapat hak working interest blok Tuban, dan pengelolaannya dilakukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) masing-masing daerah. Adapun working interest dibagi menjadi dua bagian, yaitu participating interest (PI) privilege sebesar 10% dan participating interest non privilege 90%.

Berdasarkan UU 33 tahun 2004 pasal 19, tentang Pembagian Keuangan antara Pusat dan Daerah dan perhitungan perkiraan cadangan migas di masing-masing Kabupaten (Lapangan, Lead dan Prospek). Maka besarnya proporsi pembagian PI privilege 10% dihitung berdasarkan besaran saham daerah tersebut dan estimasi biaya PI 10%.

Contoh penghitungan Pembagian PI privilege 10% ini, memakai perhitungan dari IAGI pada saat menentukan prosentase saham dari Blok Cepu.oleh konsultan.

Sementara untuk PI non privilege 90%, tiap-tiap daerah akan diupayakan perolehan dan pembagiannya yang mengacu pada perhitungan, yang akan dilakukan oleh konsultan atau dengan kesepakatan pihak terkait. *[Bp]

LEAVE A REPLY