Meski Terlaksana Siang, Festival Teater “Unigoro Menjaga Tradisi” Sukses Digelar

169
Foto : Suasana festival teater "Unigoro Menjaga Tradisi", Sabtu (21/04/2018).

Bengawanpost.com, Bojonegoro – Festival Teater Pelajar dengan tema “Unigoro Menjaga Tradisi” yang digelar oleh Unigoro bersama para seniman di Bojonegoro berhasil digelar pada Sabtu (21/04/2018).

Kegiatan yang dilangsungkan di Aula Kampus Unigoro tersebut, menampilkan 3 sekolah yakni SMA Negeri 1 Tuban (Teater Hitam Putih), SMA Negeri 1 Soko (Teater Soko), dan SMKN 1 Tuban (Teater Mikro).

Masing – masing sekolah tersebut mementaskan Rumah Tak Beratap, Rumah tak Berasap (SMAN 1 Tuban), Ande – Ande Lumut (SMAN 1 Soko) dan Kendurian Tarub (SMKN 1 Tuban).

Irma Nurfiani, selaku Ketua pelaksana kegiatan mengatakan, tujuan dilakukannya kegiatan ini yakni untuk mengukuhkan dan memperkuat aura rasa teater di Bojonegoro.

“Harapan kami untuk kegiatan teater yang akan datang bisa menjaring peserta Se- Eks Karisidenan Bojonegoro (Bojonegoro, Tuban dan Lamongan). Dan tentunya bisa lebih meriah dan mampu memperbaiki kendala-kendala yang ada saat ini,” ujarnya.

Irma Nurfiani menambahkan, kondisi teater di Bojonegoro dan Unigoro khususnya, masih berupa embrio sehingga harus terus belajar dan diharapkan mampu untuk mandiri.

Sementara itu, ketua Teater Mikro, Alexander Muthar mengaku sudah cukup puas dengan penampilan timnya, ia juga mengapresiasi Unigoro yang sudah menyelenggarakan kegiatan ini tanpa memungut biaya sepeserpun.

“Alhamdulillah puas tidak ada ndredek dan asik, terimakasih untuk panitia karena sudah difasilitasi dan harapan kami semoga tahun depan lebih meriah lagi dan semakin meningkat,” ungkap Alexander Muthar.

Masih dalam kesempatan ini, Siswo Nurwahyudi, selaku penanggung jawab teknis pelaksanaan, mengakui masih adanya kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, beberapa diantaranya yakni kurangnya persiapan menghadapi kegiatan yang dilangsungkan pada siang hari.

“Karena pelaksanaan kegiatan siang hari, sinar matahari masih bisa masuk ke aula gedung sehingga kita tidak bisa maksimal dalam lighting,” ucapnya.

Meski demikian, pihak penyelenggara bertekad untuk melakukan evaluasi dan dapat melakukan pembenahan untuk persiapan kegiatan selanjutnya. *[Bp]

LEAVE A REPLY