Mentan RI Jamin Tak Import Beras, Petani Kalitidu Bersemangat Tanam dan Panen Padi

56
Foto : Babinsa Koramil 0813-17 Kalitidu, Serka Romli bersama para petani Desa Pungpungan, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur saat menanam benih padi, di areal lahan persawahan Desa setempat, Rabu (24/01/2018).

Bengawanpost.com, Bojonegoro – Pasca kedatangan kunjungan Menteri Pertanian (Mentan) RI, di Desa Gandong Arum, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur beberapa waktu lalu, menjadikan semangat baru bagi para petani padi di seluruh wilayah Bojonegoro.

Surplus hasil panen padi di wilayah Bojonegoro yang diungkapkan oleh Mentan RI dalam kunjungannya tersebut, telah memacu para Babinsa Kodim 0813 Bojonegoro untuk terus membantu petani dalam meningkatkan hasil panen petani. Hal itu terlihat saat Babinsa Koramil 0813-17 Kalitidu bersama para petani menanam benih padi di Desa Pungpungan, Kecamatan Kalitidu, Rabu (24/01/2018).

Babinsa Koramil 0813-17 Kalitidu, Serka Romli menyampaikan, bahwa dengan meningkatnya jumlah hasil panen padi di seluruh wilayah Bojonegoro, tidak mustahil akan menjadikan kabupaten ini sebagai lumbung padi Jawa Timur yang juga akan berimbas pada meningkatnya kesejahteraan para petani padi.

“Kegiatan tanam padi hari ini dilakukan di areal sawah seluas 2 Ha dengan estimasi hasil panen 12 Ton. Disamping itu juga masih dalam masa tanam II Oktober – Maret dengan dukungan air yang cukup dan pendampingan secara kontinyu, kami optimis akan menghasilkan panen yang optimal,” ujar Serka Romli usai tanam padi bersama para petani Desa Pungpungan.

Foto : Anggota Babinsa Koramil 0813-17 Kalitidu, saat membantu panen padi milik petani Desa Pilangsari, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Selasa (23/01/2018).

Senada dengan Babinsanya, Danramil 0813-17 Kalitidu, Kapten Inf Jamari mengungkapkan, bahwa selain kegiatan tanam padi, Babinsanya juga sedang melakukan pendampingan panen padi milik petani Desa Pilangsari, Kecamatan Kalitidu.  Adapun luas lahan yang sedang dipanennya 6 Ha dengan capaian hasil sebanyak 36 Ton, dan ini sangat menggembirakan bagi kami maupun para petani padi Kecamatan Kalitidu.

“Melalui apa yang telah disampaikan oleh Bapak Mentan RI, bahwa tidak ada import beras merupakan angin segar bagi para petani. Tentunya hal ini mampu membangkitkan motivasi juang petani dalam menyediakan pangan di wilayah Kabupaten Bojonegoro, sehingga ketahanan pangan itu akan semakin maksimal hasilnya,” pungkas Kapten Inf Jamari seraya memotivasi. *[Bp]

LEAVE A REPLY