Membantu Warga Kurang Mampu, Itulah Cara Kapolres Bojonegoro Ngalap Berkah Ramadhan

145
Foto : Kapolres Bojonegoro, AKBP Ary Fadli bersama Kasat Binmas Polres Bojonegoro, AKP Sujono, saat berikan bantuan untuk Pak Warjo - warga miskin asal Kelurahan Jetak, Kecamatan / Kabupaten Bojonegoro, Jum'at (18/05/2018).

Bengawanpost.com, Bojonegoro – Ramadhan adalah bulan penuh berkah dan juga sebagai momentum meningkatkan kepedulian serta berbagi kebahagiaan kepada sesama.

Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli bersama Kasat Binmas dan anggota melakukan kegiatan sosial, dengan menyalurkan bantuan untuk Pak Warjo warga Kelurahan Jetak, Kecamatan / Kabupaten Bojonegoro yang tergolong kurang mampu, Jum’at (18/05/2018).

Saat kami turut meliput kegiatan Kapolres di kediaman Pak Warjo yang berada diatas tanah makam turut Kelurahan Jetak, beliau merasa terharu dengan keadaan Pak Warjo bersama sang istri.

Menurutnya, Pak Warjo diusianya yang sudah senja menderita sakit pada kakinya sehingga harus menggunakan bantuan krek untuk berjalan. Begitu pula dengan keadaan sang istri, diusianya yang sudah tidak muda lagi, dia menghabiskan waktunya diatas tempat tidur lantaran menderita sakit, sedangkan anak lelakinya mencari nafkah di luar kota.

“Pak Warjo harus kuat, hidup adalah ujian. Ada yang diuji dengan bencana, dan ada yang dengan nasib baik dalam hidup ini,” tutur Kapolres kepada Pak Warjo.

Sementara itu, Pak Warjo yang disambangi Kapolres tak dapat menyembunyikan kebahagiannya, air matanya menetes saat menerima sembako dari Kapolres Bojonegoro.

“Alhamdulillah isih ono sing perhatian,. Sakjane yo gak pengen urip koyo ngene (baca : Alhamdulillah, masih ada yang perhatian, sebenarnya ya gak menginginkan hidup seperti ini),” ucap Pak Warjo.

Saat kami wawancara dengan Pak Warjo, keadaan hidup Pak Warjo bersama sang istri sebenarnya sudah diketahui oleh Kasat Binmas, bahkan dikatakan oleh Pak Warjo bahwa sebelumnya hampir setiap sore Kasat Binmas AKP Sujono memberikan nasi bungkus untuk dia dan sang istrinya.

“Pertama ono pulisi mriki tonggo – tonggo ajrih, podo takon ono opo pulisi mrene,. Tak kandani nek gak ono opo – opo, pak pulisi ngekek i sego (baca : Pertama ada Polisi kesini tetangga takut, mereka tanya ada apa Polisi kesini,. Saya kasih tahu kalau tidak ada apa – apa, Pak Polisi memberi nasi bungkus,)” tutup Pak Warjo saat bercerita dengan penuh rasa haru. *[Bp]

LEAVE A REPLY