Listrik Untuk Rakyat Sumenep

398
Foto : Contoh alat listrik matahari bantuan untuk rakyat Sumenep

Bengawanpost.com, Sumenep – Banyaknya wilayah di Kabupaten Sumenep Jawa Timur yang belum teraliri listrik menjadi perhatian serius sejumlah kalangan, salah satunya adalah NGO internasional HAND (Humanitarian Assistance Network for Development) Singapura. Bermitra dengan lembaga perempuan dan anak di Madura Keppak Perempuan, Hand memberikan bantuan berupa seperangkat listrik tenaga matahari.

Koordinator Keppak, Nanik Farida menjelaskan program ini adalah bentuk keperdulian terhadap masyarakat yang di tengah benderangnya PLN tapi mereka tidak bisa merasakannya. “Untuk tahap awal kami dan relawan dari Hand melakukan survey ke daerah yang belum teraliri listrik. Sementara yang sudah kami datangi tiga desa, yaitu Juruan Laok, Juruan Daja di Kec. Batu Putih dan Jangkong Kec. Batang – Batang. Semuanya daratan, insyaallah pertengahan juli bantuan sudah bisa dibagikan. Sekarang kami bawa contoh dulu untuk dicocokkan dengan kondisi di tempat,” katanya, Rabu (22/06/2016).

Antusiasme masyarakat luar biasa terbukti sejumlah tokoh langsung menyetorkan data calon penerima bantuan. Namun demikian tidak semua permintaan bisa dipenuhi, program listrik tenaga matahari hanya diberikan pada keluarga tidak mampu yang memiliki anak bersekolah dan ibu-ibu yang produktif di malam hari. Masing masing KK nantinya akan memperoleh satu unit listrik tenaga matahari. Meski ini adalah bantuan pihak Hand memberlakukan kompensasi. Hal itu bertujuan untuk mengedukasi masyarakat agar bisa menjaga dan merawat apa yang sudah di terima.

Nanik Farida yang akrab dipanggil Farida menambahkan, “kompensasinya kecil hanya sebatas biaya pengiriman, kalau beli per unit satu juta lebih dan adanya di Surabaya. Makanya kami masih mengupayakan donatur sehingga kompensasi tersebut bisa disubsidi. Alhamdulillah sudah ada yang menghubungi kami dari kepulauan Kangean malah, karena di daerah kepulauan memang tak tersentuh listrik sama sekali.” tambahnya

Selain itu, Farida juga berharap kerjasama berbagai pihak terlebih Pemerintah. Perlu diketahui untuk wilayah daratan Kabupaten Sumenep sekitar seribu lebih KK belum bisa merasakan penerangan PLN karena berbagai kendala. Sementara untuk wilayah kepulauan total memang belum ada disebabkan akses yang sulit. Dan rencananya kouta listrik matahari ini sebanyak 2.500 unit untuk se-Kabupaten Sumenep. [Nik/Red]

LEAVE A REPLY