Kunci Sukses Kang Yoto Pasarkan Produk UMKM

322
Foto : Bupati Bojonegoro, Kang Yoto saat membuka acara “Kurasi (penilaian) dan Pemasaran Produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) se- Kabupaten Bojonegoro”, Rabu (05/04/2017).

Bengawanpost.com, Bojonegoro – Bupati Bojonegoro, Kang Yoto membuka acara “Kurasi (penilaian) dan Pemasaran Produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)”, yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bojonegoro hasil kerjasama Lion Parcel, di Griya MCM Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu (05/04/2017).

“Acara ini diikuti 7 kecamatan dengan sekitar 300 produk dari sekitar 60 pelaku UMKM yang siap untuk dipamerkan dan dikurasi dalam acara kali ini. Hal ini sebagai salah satu cara Pemkab Bojonegoro mendukung dan menumbuhkan UMKM, sehingga dapat menyediakan lapangan pekerjaan,” ujar Kepala Disperindag Bojonegoro, Basuki dalam laporannya.

Selain itu, lanjut Basuki. Dirinya berharap dengan adanya kegiatan ini akan terjalin kerjasama antara pelaku UMKM dengan para pelaku usaha. Sehingga produk UMKM bisa dipasarkan lewat Hotel maupun supermarket yang ada di Bojonegoro dan daerah lainnya.

“Lion Parcel akan mengkurasi (menilai) produk UMKM yang dipamerkan ini, apabila sesuai dengan standar yang ditetapkan Lion Parcel, maka produk tersebut akan dibeli Lion Parcel untuk dipasarkan lewat market yang mereka miliki,” ungkap Basuki.

Hal senada disampaikan Dirut Lion Parcel, Gunardi. Menurutnya, kita ini sebenarnya adalah kurir yang berpakaian rapi, karena kita tugasnya adalah mengantarkan barang. Maka dari itu kita membuat terobosan untuk membuat acara ini agar kita bisa menjaring produk – produk lokal atau UMKM untuk bisa kita pasarkan.

“Nanti kita menilai dan menyeleksi produk apa yang bisa kita pasarkan. Produk yang lolos maupun yang tidak lolos akan kita beri masukan, lalu produk apa saja yang bisa kita pakai. Serta apa saja yang menjadi standar sebuah produk untuk bisa kita pasarkan,” paparnya.

Gunardi menambahkan, bahwa kita ada 3 macam saluran penjualan, pertama adalah lewat gerai ofline kita namanya Window Of Indonesia (WOI) yang merupakan Jendela Wisata Indonesia yang berada di Manado. Selanjutnya kita pasarkan lewat web kita www.lionparcel.com, serta lewat penjualan dalam penerbangan kita, online to offline.

“Ada 3 macam saluran penjualan Lion Parcel ini. Yakni WOI di Manado, dan www.lionparcel.com, serta lewat penjualan dalam penerbangan kita. Menariknya market yang cukup potensial adalah turis dari Cina maupun negara lain akan kita arahkan ke Manado untuk bisa melihat produk kita di WOI ini,” tambah Gunardi menjelaskan.

Foto : Bupati Bojonegoro, Kang Yoto bersama Kepala Disperindag Bojonegoro, Basuki saat kunjungi salah satu stand produk UMKM di Bojonegoro, Rabu (05/04/2017).
Foto : Bupati Bojonegoro, Kang Yoto bersama Kepala Disperindag Bojonegoro, Basuki saat kunjungi salah satu stand produk UMKM di Bojonegoro, Rabu (05/04/2017).

Sementara itu, Bupati Bojonegoro, Kang Yoto menyampaikan, kegiatan ini merupakan rangkaian panjang untuk lebih mengenalkan produk UMKM Bojonegoro ke kancah nasional maupun internasional. Ini akan sangat membantu bagi pelaku UMKM agar produknya bisa dipasarkan ke pangsa pasar yang lebih luas.

Kang Yoto juga menyampaikan, dalam berdagang kebenaran adalah ketika terjadi transaksi. Apabila tidak terjadi transaksi, maka itu bukan dimaksud dengan kebenaran. Karenanya perhatikan kunci sukses bisnis ini, pertama adalah calon pembeli harus bahagia. Karena kalau pembeli bahagia ketika membeli produk kita berarti produk kita diakui dan disukai pembeli.

“Selain produk kita disukai pembeli, kunci sukses bisnis kedua adalah transaksinya terus menerus, tidak hanya sekali transaksi. Kalau transaksi terus menerus itu berarti bisnisnya sukses, kalau tidak berarti tidak sukses.Diharapkan dengan acara ini UMKM bisa maju, kalau sudah maju nanti akan bisa menyerap tenaga kerja yang lebih banyak,” pungkas Kang Yoto. *[Bp]

LEAVE A REPLY