kuliner Bojonegoro Tahu Telur Numani

697

bengawanpost.com, BojonegoroTahu telur adalah dadar tahu (tofu omelette), yaitu tahu putih dipotong dadu dan digoreng dalam kocokan telur ayam, serta merupakan makanan tradisional di Jawa Timur sejak tahun 1940-an. Sedang Numani merupakan nama warung makan di depan SMPN 2 Jalan Dr Wahidin Bojonegoro. Numani berasal dari kata tuman, bahasa jawa yang artinya “ketagihan”. Jadi tujuan warung diberi nama Numani, harapannya setelah pembeli merasakan menu makanan yang ada di Warung Numani akan datang kembali karena ketagihan rasanya yang enak namun dengan harga merakyat.

Tahu Telur Warung Numani yang dikelola oleh Bu Kus berdiri sejak tahun 2012 ini, telah mempunyai langganan dari berbagai kalangan, mulai dari anak sekolah/mahasiswa, tukang becak, pegawai sampai Pengusaha. Karena Harganya merakyat, untuk tahu telur Rp. 10.000 seporsi, dan lontong sayur Rp 3.500. “Tahu Telor Numani ini adalah masakan tradisional yang sudah ditekuni keluarga dan akan kami pertahankan ditenggah serbuan makanan-makanan modern,” ujar Bu Kus saat ditemui kami hari Jum’at (01/04/2016).

Warung Numani yang buka mulai pukul 17.00 ini, selain menyediakan menu andalan Tahu Telur, juga menyediakan tahu lontong, lontong sayur, lontong kikil dan aneka gorengan yang rasanya juga akan menjadikan pelanggan jadi tuman juga. “Ada orang tidak suka gorengan ote-ote, tidak doyan tempe embus namun setelah mencicipinya dan tahu rasanya enak, sekarang tiap hari datang ke warung, begitu juga dengan Tahu Telur Numani jadi ketagihan.. Alhamdullilah,“ tambah Bu Kus.

Untuk penyajian Tahu Telur Numani bisa dengan lontong maupun nasi putih, lalu ditaburi tauge kukus, rajangan seledri dan disiram bumbu kacang tanah selanjutnya diberi kecap manis juga taburan bawang merah goreng serta kerupuk putih khas Bojonegoro yang gurih rasanya/rempeyek udang. “Tingkat kepedasan bumbu bisa disesuaikan permintaan pelanggan mulai dari yang tidak pedes (tanpa cabai) atau pedes sekali (20 biji cabai) akan tetap dilayani. Bahkan saat kelarisan, pukul 19.30 warung sudah tutup sehingga pelanggan yang lain ga keduman alias tidak kebagian,” Pungkas Bu Kus. Jadi bagi para peminat kuliner jika berada di Bojonegoro, mampirlah dan rasakan sensasi numani di warung ini. [Min]

LEAVE A REPLY