KUB Maju Makmur Terapkan Musyawarah Sebagai Nyawa Kelompok

743
Foto : Pertemuan rutin KUB Maju Makmur Desa Kemantren, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan

Bengawanpost.com, Lamongan – Komunitas memerlukan wahana sebagai upaya pemersatu pemikiran, untuk mencapai kata mufakat dalam perbedaan pendapat, selayaknya diselesaikan dengan duduk bersama dan bermusyawarah, supaya setiap aspirasi anggota dapat tersalurkan dalam mencari solusi dari setiap permasalahan. Hal itulah yang dilakukan KUB (Kelompok Usaha Bersama) Maju Makmur dalam aktivitas keorganisasiannya.

KUB Maju Makmur yang berasal dari Desa Kemantren, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Dengan Misi, bersamanya Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat Nelayan dan Lestarinya Lingkungan Pesisir dan Laut ini, menjadikan Pertemuan rutinannya, sebagai agenda Musyawarah yang harus dilakukan. Hal ini sesuai dengan amanat anggaran dasar dan anggaran rumah tangga AD/ART dari kelompok tersebut.

“Nyawa Kelompok adalah Musyawarah. Di Indonesia praktek setiap pengambilan keputusan, yakni berdasarkan Musyawarah untuk mufakat. Hal ini, sering dijumpai pada pertemuan-pertemuan desa. Inilah dasar yang menjadikan stabilitas demokrasi di Indonesia tetap terjaga sampai sekarang, meski sudah era modern sekalipun,” demikian menurut Mukti Ali, salah satu penyuluh perikanan yang turut hadir dalam pertemuan rutinan, Jum’at (19/02/2016).

Lebih lanjut Mukti menjelaskan, bahwa Musyawarah bisa dilakukan dengan berkelompok. Sedang manfaat berkelompok, khususnya bagi nelayan yakni dapat mempermudah akses informasi dan komunikasi. Dan dengan adanya kegiatan berkelompok membudayakan kegiatan berkumpul dan berdiskusi.

“Dalam berkelompok bisa membicarakan permasalahan secara bersama untuk mencari solusinya. Kita juga dapat mengetahui informasi kekinian tentang profesi yang digeluti, bahkan tak jarang bisa mencegah adanya anarki, sehingga laut yang kiata cintai ini menjadi lestari. Itulah yang diharapkan dari adanya forum diskusi dan tak kalah pentingnya dengan adanya silaturahmi akan membuka pintu rejeki,” tuturnya.

Selain itu, tujuan dan misi pasti dimiliki oleh masing masing anggota kelompok, dan mereka banyak menggantungkan harapan dan asa dengan profesi sebagai nelayan untuk masa depan mereka dan keluarganya. Hal itu dapat terwujud dengan awal berupa perbaikan mindset untuk berkelompok dan memperbaiki pola kehidupan yang mengedepankan kelestarian laut dan pesisir yang mereka tempati. musyarah mufakat sebagai solusi.

Seperti pertemuan musyawarah Rutinan yang terjadi dibulan ini, dalam pertemuan tersebut juga hadir petugas Penyuluh PNS dari Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Lamongan dan juga segenap Penyuluh Perikanan Bantu. Mereka antusias dalam menyampaikan dan menerima informasi yang disampaikan dengan suasana seperti nampak pada “Foto dokumentasi” yang ada.
Dalam pertemuan ini, semua berbaur dengan saudara- saudara nelayan asal Desa Kemantren yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama KUB Maju Makmur. Semoga sesuai dengan nama kelompok ini, nelayan dapat Maju dan Makmur sesuai dengan cita cita mereka menamai Kelompok tersebut. Salam Bahari !!!…. [Mu/Id]

LEAVE A REPLY