Kuatkan Keterampilan Bela Negara, Satmenwa Unigoro Gelar Pra Diksar Menwa Bojonegoro – Lamongan

70
Foto : Ketua YSB - Unigoro, Mas Arief Januarso saat sambutan dihadapan para peserta Pra Diksar Gabungan Menwa Bojonegoro - Lamongan, Minggu (23/12/2018).

Bengawanpost. com, Bojonegoro – Resimen Mahasiswa Mahasurya Satmenwa Universitas Bojonegoro (Unigoro) menggelar Pra Pendidikan dan Latihan Dasar Gabungan Latsar LXXII Bojonegoro dan Lamongan yang dilaksanakan pada tanggal 23 – 25 Desember 2018.

Kegiatan yang dilaksanakan di Kampus Unigoro itu diikuti oleh 22 peserta yang merupakan mahasiswa dari 4 kampus yang ada di Bojonegoro dan Lamongan, yakni Unigoro, Unigiri Bojonegoro, STIE Cendikia Bojonegoro dan Unisda Lamongan.

Dalam kegiatan selama 3 hari tersebut, para peserta mendapatkan beberapa materi pelatihan, diantaranya materi kedisiplinan, wawasan kebangsaan, pendidikan anti korupsi, pendidikan anti radikalisme hingga pengenalan senjata oleh Kodim 0813 / Bojonegoro.

Muh. Soimun, penanggung jawab kegiatan mengatakan, materi-materi yang diberikan kepada peserta meliputi banyak hal yang berkaitan dengan bela negara. Selain itu, pemateri yang dihadirkan mulai dari  pihak, mulai dari Alumni Menwa, Bakesbangpol Bojonegoro, Rektor Unigoro, Unigiri dan STIE Cendikia, Ketua Yayasan Suyitno Bojonegoro, hingga Kodim 0813.

Menurutnya, materi-materi yang diberikan diharapkan mampu meningkatkan keterampilan dan kemampuan dalam bela negara maupun kedisiplinan para peserta.

“Kegiatan ini sangat berguna bagi calon anggota Resimen Mahasiswa (Menwa) untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan dalam bela negara maupun kedisiplinan, serta dapat menjadi teladan dalam kehidupan akademik diperguruan tinggi, serta sebagai modal pribadi yang lebih baik dan berguna,” ujar Muh. Soimun.

Sementara itu, Pembina Menwa Unigoro, Didiek Wahyu Indarta SH., S.P1., bersyukur seluruh kegiatan dapat terlaksana dengan baik dan lancar hingga acara penutupan dan berharap agar peserta yang mengikuti kegiatan dapat memberikan contoh kepada mahasiswa lainnya untuk menjadi pelopor agen perubahan di masing-masing kampus.

“Pelaksanaan pra diksar ini untuk mendidik karakter dari calon anggota, karena resimen adalah pasukan cadangan nasional, diharapkan outputnya nanti mereka bisa memberikan contoh untuk jadi pelopor agen perubahan di masing-masing kampus,” ucapnya.

Didiek Wahyu Indarta SH. menambahkan, peran aktif Resimen mahasiswa sebagai wadah keikut sertaaan mahasiswa dalam usaha bela negara, sekaligus merupakan salah satu komponen kekuatan pertahanan dan keamanan negara yang diharuskan memiliki mental yang kuat sebagai salahsatu unsur rakyat terlatih. *[Bp]

LEAVE A REPLY