Kepala LEMHANNAS Harapkan Mahasiswa Unigoro Peduli Lingkungan Sekitar

295
Foto : Kepala LEMHANNAS, Marsma TNI (Purn) Johanes Urip Utomo jadi narasumber seminar kebangsaan, di Unigoro, Kamis (27/12/2018).

Bengawanpost.com, Bojonegoro – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Bojonegoro (BEM Unigoro) mengadakan acara seminar kebangsaan bertajuk “Peran Mahasiswa sebagai Pilar Kekuatan suatu Bangsa”, di Gedung Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Unigoro, Kamis (27/12/2018) siang.

Seminar Kebangsaan tersebut menghadirkan narasumber utama dari kepala LEMHANNAS (Lembaga Ketahanan Nasional), Marsma TNI (Purn) Johanes Urip Utomo, dan dihadiri oleh ratusan peserta dari mahasiswa Unigoro.

Dalam kegiatan itu hadir juga Ketua Yayasan Suyitno Bojonegoro (YSB) – Unigoro, Mas Arief Januwarso, Rektor Unigoro, Dr. Tri Astuti Handayani, serta Slamet Kyswantoro, SE., MM.

Seminar dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars dan Hymne Unigoro dan pembacaan pancasila secara serentak. Selanjutnya sambutan dari Ketua Panitia, Presiden BEM Unigoro, Perwakilan Wakil Bupati Bojonegoro, Ketua YSB dan sambutan Rektor Unigoro.

Foto : Ketua YSB – Unigoro, Mas Arief Januwarso berikan sambutan pada seminar kebangsaan, di Unigoro, Kamis (27/12/2018).

Kegiatan lalu dilanjutkan dengan penyampaian materi yang diberikan oleh narasumber utama yaitu Kepala LEMHANNAS, Marsma TNI (Purn) Johanes Urip Utomo dan narsumber kedua yaitu mantan Rektor Unigoro, Slamet Kyswantoro, SE., MM.

Marsma TNI (Purn) Johanes Urip Utomo memberikan pemahaman kepada mahasiswa Unigoro tentang bentuk implementasi peran mahasiswa sebagai pilar kekuatan bangsa Indonesia. Ia juga menuturkan bentuk pengimplementasian tersebut dapat dilakukan dengan hal-hal kecil yaitu dengan perduli pada lingkungan sekitar.

Ia juga memberikan pengetahuan tentang esensi dari kelima sila Pancasila dan bagaimana bangsa Indonesia utamanya generasi muda, yaitu mahasiswa kembali lagi menggali nilai-nilai luhur dari 4 pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhenika Tunggal Ika.

“Mahasiswa sebagai agen of change tidak perlu melakukan sesuatu yang muluk-muluk, tetapi sederhana saja contohnya mengenai kebersihan lingkungan, seperti membuat bank sampah kemudian mengajar membaca Al Quran pada anak kecil, bakti sosial, KKN dan apapun hal kecil yang jarang atau tidak tersentuh. Tetapi dengan itu, masyarakat bisa memberikan apresiasi untuk mahasiswa dan Kita harus berfikir idealis, kritis dan berfikir positif. Artinya dengan berfikir seperti itu kita tidak akan pernah menjelekkan seseorang, Negara atau bahkan menyebarkan berita hoak,” tutur Johanes.

Foto : Mantan Rektor Unigoro, Slamet Kyswantoro, MM., berikan materi pada seminar kebangsaan, di Unigoro, Kamis (27/12/2018).

Sementara itu, narasumber lainnya, Slamet Kyswantoro, SE., MM., memberikan pengetahuan dan pemahaman, karena hal itu bentuk nyata peran mahasiswa sebagai pilar kekuatan suatu bangsa, yaitu dengan aktif kegiatan organisasi yang salah satunya Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus atau OMEK, dan Unit Kegiatan Mahasiswa Intra Kampus atau UKM.

Dalam kegiatan tersebut dibuka diskusi tanya jawab dan disambut antusias oleh para peserta. Diharapkan dengan diadakannya seminar kebangsaan ini mahasiswa Unigoro lebih mengerti bagaimana bentuk implementasi peran mahasiswa sebagai pilar kekuatan bangsa Indonesia, serta menerapkan esensi dari kelima sila pancasila juga dapat menggali nilai-nilai luhur dari 4 pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhenika Tunggal Ika. *[Kha/Vi/Bp]

data bojonegoro

LEAVE A REPLY