Karya Bakti Kodim Bojonegoro, Wujud Kemanunggalan TNI – Rakyat

324
Foto : Para Babinsa jajaran Kodim 0813/Bojonegoro yang mengikuti Latnister tahun 2018, saat kerja bakti pengecatan Mushola Al-Hakim, di Desa Pumpungan, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Jum'at (23/03/2018).

Bengawanpost.com, Bojonegoro – Latihan Tehnis Teritorial (Latnister) tahun 2018 yang diselenggarakan Kodim 0813 Bojonegoro memberikan cerita menarik bagi para Babinsa jajaran Kodim 0813 yang mengikuti kegiatan tersebut.

Selain penyampaian materi tentang ketatalaksnaan pembinaan teritorial secara teroris juga dilaksanakan kegiatan aplikasi dari materi – materi Latnister tersebut.

Hal itu terlihat saat Kasdim 0813 Bojonegoro, Mayor Inf Widodo yang bertindak sebagai Danlat memimpin kegiatan Karya Bakti (Karbak) berupa pembersihan TPU Desa Banjarsari dan pengecetan Mushola Al-Hakim di Desa Pumpungan, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Jum’at (23/03/2018).

Sebelum mengawali kegiatan karya bakti tersebut, Kasdim menyampaikan bahwa sebagaimana materi – materi yang telah diterima dalam Latnister, maka inilah saatnya kita mengaplikasikan dalam wujud nyata untuk rakyat.

Foto : Para Babinsa jajaran Kodim 0813/Bojonegoro yang mengikuti Latnister tahun 2018, saat kerja bakti pembersihan TPU Desa Banjarsari, Jum’at (23/03/2018).

Kasdim menambahkan, pembinaan teritorial merupakan daya dan upaya yang dilakukan aparatur teritorial (Babinsa) dalam mengolah potensi kewilayahan sebagai sumber daya kekuatan dalam kepentingan ketahanan bangsa.

“Dengan materi dan juga aplikasi dilapangan, besar harapan Satuan ini kepada para Babinsa untuk dapat melaksanakan tugas kewilayahan secara maksimal, agar tercipta kemanunggalan yang kuat antara TNI dan Rakyat, sehingga menjadikan fundamental yang kokoh dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI,” tutur Mayor Inf Widodo.

Untuk diketahui, kegiatan pembersihan TPU Desa Banjarsari dan pengecetan Mushola Al-Hakim ini dilaksanakan oleh para Babinsa peserta Latnister sebanyak kurang lebih 80 orang yang bersinergi dengan Linmas dan masyarakat kedua desa tersebut. *[Bp]

LEAVE A REPLY