Kang Yoto Tegaskan PKK Sebagai Pelopor Pembangunan dan Inovasi Data

191
Foto : Bupati Bojonegoro, Kang Yoto saat membuka Raker TP PKK Se- Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Selasa (01/08/2017) pagi.

Bengawanpost.com, Bojonegoro – Bupati Bojonegoro, Kang Yoto membuka Rapat Kerja (Raker) Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Bojonegoro, di Pendopo Malowopati Pemkab Bojonegoro, Jawa Timur, Selasa (01/08/2017) pagi.

Dalam sambutannya, Bupati Bojonegoro, Kang Yoto menyampaikan, bisa dikatakan antara Bupati dan PKK, yang paling berkuasa adalah PKK. Karena tanpa kekuasaan PKK bisa menggerakkan, dan menyuruh mulai dirumah, Desa, Kecamatan, bahkan Kabupaten dan Negara.

“TP PKK, dan Para Kadernya bukan sekedar organisasi wanita. Namun sebaliknya organisasi ini memiliki kiprah yang luar biasa, baik sebagai mitra, ujung tombak dan pencetus gagasan dan inovasi dalam kemajuan pembangunan bangsa dan bernegera ini,” ujar Kang Yoto.

Kang Yoto mencontohkan, seperti peran ibu – ibu PKK Bojonegoro dalam pendataan Dasa Wisma (Dawis atau kelompok ibu berasal dari 10 Kepala Keluarga) yang ikut berperan menentukan arah pembangunan yang dilakukan untuk kemajuan Kabupaten Bojonegoro.

“Dengan data Dawis, kita bisa mengetahui jumlah ODF atau kepemilikan jamban, dan kita juga bisa mengetahui jumlah, nama dan alamat balita kurang gizi secara gamlang. Sehingga kita bisa melakukan upaya preventif untuk mencegah gizi buruk tersebut,” papar Kang Yoto.

Kang Yoto menambahkan, bahwa dalam data Dawis ada jumlah anak-anak usia sekolah di Bojonegoro. Selanjutnya data tersebut akan digunakan untuk menyukseskan “Gerakan Ayo Sekolah” yang telah dicanangkan olen Pemkab Bojonegoro pada tahun 2017 ini.

“Untuk sukseskan “Gerakan Ayo Sekolah”, Para  camat  kini membuat laporan detail anak usia sekolah yang tidak bersekolah.  Jika diketahui, maka orang tua dan anak akan dipanggil ke Polsek untuk mengetahui secara gamblang mengapa mereka tidak bersekolah,” jelasnya.

Selain itu, Kang Yoto mengingatkan tentang pentingnya ketrampilan hidup. Yakni 9 ketrampilan hidup yang wajib diajarkan kepada para seluruh peserta didik. Karena anak – anak kita harus menjadi pribadi  yang memiliki  kecakapan  hidup,  tanggap bencana,  dengan berani melampaui batas maksimal.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Bojonegoro, Hj. Mahfudhoh Suyoto dalam kesempatan ini menyampaikan, bahwa Rakor PKK untuk mengingatkan jati diri kita yang diharuskan senantiasa hadir ditenggah masyarakat untuk mendukung kinerja dan program pemerintah.

“Agar mengetahui keadaaan dilapangan, anggota PKK diharuskan selalu hadir ditenggah – tengah masyarakat. Kemudian apapun yang dilakukan hendaknya diberikan kepada pemangku kebijakan atau pemerintah setempat,” imbuh Bu Yoto.

Menurutnya, hal ini sejalan dengan 5 PILAR PKK dalam berkaryanya. Yakni berkarya melalui Ekonomi, Pendidikan, Kesehatan, Keagamaan dan keharmonisan yang didukung dengan ketrampilan  hidup yang dibutuhkan  dewasa kini.

“Raker ini juga membahas pentingnya keharmonisan dalam segala aspek. Karena bahagia itu tak hanya bersama suami, namun juga kepada anak – anak dan keluarga kita. Sehingga akhirnya dengan keharmonisan akan terwujud Wong Jonegoro yang bahagia,” tutur Bu Yoto.

Untuk diketahui, Raker yang diikuti Ketua TP PKK Kecamatan dan Desa, serta Kader PKK disemua bidang dan Pokja diseluruh Desa dan Kelurahan Se- Kabupaten Bojonegoro ini, dilaksanakan selama 5 hari, mulai 01 – 03 Agustus dan dilanjutkan pada 07 – 08 Agustus 2017. *[Bp]

LEAVE A REPLY