Kang Yoto Apresiasi Seminar Internet Sehat

773
Foto : Kang Yoto, Bupati Bojonegoro saat menghadiri Seminar internet sehat RTIK Bojonegoro

Bengawanpost.com, Bojonegoro – Sebanyak 400 orang lebih menghadiri Seminar di Pendopo Malowopati Bojonegoro. Seminar yang diadakan RTIK Bojonegoro ini, mengambil tema “Seminar Cerdas, Kreatif, dan Produktif Dengan Internet Sehat”. Ahad (14/02/2016).

Turut hadir Bupati Bojonegoro, Drs. H. Suyoto, M.Si., (Kang Yoto), juga Kepala Dinas Pendidikan (Diknas) Bojonegoro, Hanafi, External Affairs Manager Exxon Mobil (EMCL), Dave Seta, Perwakilan Pertamina EP Cepu, Kepala Sekolah (Kasek) Se-Bojonegoro dan lainnya.

Rifaun Naim, ketua RTIK Bojonegoro, menyatakan dalam sambutannya bahwa seminar ini diselenggarakan untuk mensosialisasikan Internet Sehat agar mendapatkan manfaat Internet secara optimal sekaligus meminimalisir dampak negatif yang dapat ditimbulkannya.

“Kita harus manfaatkan internet dengan sebaik-baiknya. Karena Banyak hal positif dari internet, seperti jejaring sosial (Facebook), blog, situs berbagi video (Youtube), micro-blogging (Twitter) dan lain-lain. Tetapi ada hal negatif seperti perjudian, pencurian data, pornografi, penipuan, cyber bullying dan sebagainya,” kata Rifa’un.

Sementara itu Kang Yoto, Bupati Bojonegoro, menegaskan bahwa internet sangat membantu untuk lebih kreatif, produktif dan inovatif. Namun diharapkan dengan perkembangan zaman modern dan canggih ini, masyarakat dapat menentukan sikapnya untuk kemajuan pribadi dan daerahnya.

“Karena dengan kemudahan yang di tawarkan melalui internet, kita akan banyak mendapat pengetahuan, pengalaman dan bahkan teman yang bukan hanya dari kalangan dan daerah kita, melainkan dari luar negeri. Jadi kalau kita harus mampu memanfaatkan internet dengan sebaik mungkin,” tegas Kang Yoto.

Sementara itu, seminar yang dimulai sejak pagi berlangsung meriah dan sangat interaktif, sampai akhir acara siang harinya. Harapannya dengan kesuksesan RTIK Bojonegoro mengadakan kegiatan ini, tidak hanya berhenti dalam tataran teoritis tapi juga dalam kehidupan sehari-hari ditenggah era globalisasi yang seakan dunia tanpa batas ini. [Id]

LEAVE A REPLY