Inilah Prestasi 1 Tahun Kepemimpinan Bupati Dan Wabup Bojonegoro

318
Foto : Bupati Hj. Anna Mu’awanah dan Wabup Bojonegoro, H. Budi Irawanto.
Foto : Bupati Hj. Anna Mu’awanah dan Wabup Bojonegoro, H. Budi Irawanto.

Bengawanpost.com, Bojonegoro – Pada Selasa, 24 September 2019, Bupati Bojonegoro, Hj. Anna Mu’awanah dan Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro, H. Budi Irawanto menggelar acara refleksi 1 Tahun memimpin Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Acara yang dikemas Gathering Media ini, Bupati dan Wabup Bojonegoro tampil bersamaan dan bergantian dalam memberikan sambutan serta pemotongan tumpeng juga duduk dalam satu meja, pada acara yang bertempat di Rooftop (Lantai 8) Gedung Pemkab Bojonegoro, Senin (23/09/2019) malam.

Dalam sambutan keduanya,  baik Hj. Anna Mu’awanah maupun H. Budi Irawanto sangat bersemangat menyampaikan berbagai kegiatan yang telah dilakukan selama setahun memimpin di Kota Ledre itu.

“Tanggal 24 September 2019 adalah tepat satu tahun usia kepemimpinan saya Hj. Anna Mua’wanah sebagai Bupati Bojonegoro bersama Wabup H. Budi Irawanto. Selama setahun ini, berbagai program pembangunan dan terobosan terus dilahirkan sebagai bentuk implementasi visi dan misi : Menjadikan Bojonegoro Sebagai Sumber Ekonomi Kerakyatan dan Sosial Budaya Lokal Untuk Terwujudnya Masyarakaat Yang Beriman, Sejahtera serta Berdaya Saing,” kata wanita yang akrab disapa Bu Anna itu.

Ditambahkannya bahwa, dalam tahun pertama ini pemerintah memfokuskan pembanguan pada Sektor Infrastruktur, Sosial, Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi, Investasi dan Pariwisata yang mengacu  dalam 17 program prioritas.

“Dalam Capaian Satu Tahun Pemerintah mulai membenahi beberapa sektor diantaranya sektor infrastruktur yang  tahun 2019 ini akan melakukan Perbaikan Jalan sepanjang 124,068 Km dan akan dituntaskan hingga tahun 2021. Perbaikan Jembatan sebanyak 17 titik, Pembuatan Drainase, Sarana Prasarana Air Bersih, Sarana Prasarana Penerangan Jalan Umum sebanyak 2600 titik, Taman Kota yang diberi nama Taman Lokomotif, Taman Pendopo, dan renovasi Bundaran Jetak,” jelasnya.

Foto : Bupati Bojonegoro, Hj. Anna Muawanah saat tinjau banjir.

Disampaikan pula, selanjutnya dari program perlindungan sosial, Pemkab Bojonegoro telah mengalokasikan kepada  2.452 anak yatim  piatu  sejumlah Rp. 1.250.000/ anak. Untuk lansia sebanyak 140 orang menerima Rp. 1.500.000/ orang, bantuan  untuk 309 orang penderita penyakit kronis memperoleh Rp. 1.250.000/ orang, dan 89 difabel telah menerima sejumlah Rp. 2.000.000/ orang, serta santunan kematian sebesar Rp. 2.500.000 ke 1170 penerima.

Selain  itu, Pemerintah juga memfasilitasi pembangunan sosial melalui program Usaha Ekonomi Produktif (UEP). UEP memfasilitasi dan mendampingi para pelaku usaha yang terdiri dari Fakir Miskin, Anak Terlantar, Wanita Rawan Sosial Ekonomi, Difabel, Anak Jalanan dan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak.

Sedangkan disektor pendidikan, Capaian Pembangunan Pendidikan dimulai dari meningkatkan kesejahteraan  tenaga pendidik. Kenaikan Tunjangan  GTT K2 semula Rp. 1.000.000 menjadi Rp. 1.400.000, dan untuk Non K2 yang semula Rp. 600.000 menjadi Rp. 1.000.000, dan Non UPTK Penugasan dari Rp. 250.000 menjadi Rp. 750.000.

Kemudian untuk sektor kesehatan, Progres Pembangunan Kesehatannya adalah  Layanan Puskesmas 24 Jam. Untuk mendukung layanan tersebut, Pemerintah akan menambahi Pembangunan puskesmas dan gudang obat di 10 lokasi. Pembangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) di Kec. Boureno dan Kec. Trucuk. Pengadaan 10 Puskesmas Keliling (Pusling), serta rehabilitasi Pustu,

Lalu disektor ekonomi, Capaian Pembangunan Ekonomi  salah satunya adalah program unggulan yaitu Program Petani Mandiri melalui Kartu Petani Mandiri (KPM). Dimana pemerintah mengalokasikan Rp. 40.000.000.000 untuk 270 kelompok tani dan akses permodalan usaha mikro melalui Kartu Pedagang Produktif, serta Stimulan BUMDes masing-masing dialokasikan Rp. 100.000.000/ BUMDes.

Pembangunan ekonomi lainnya berupa sarana dan prasarana revitalisasi pasar. 5 (lima) pasar yang direvitalisasi diantaranya, Pasar Kerajinan Margomulyo. Pasar Kerajinan Ngasem , Pasar Kanor, Pasar Sroyo, dan Pasar Banjarejo.

Tak ketinggalan. Dalam mendukung sektor investasi, telah dibangunnya Mall Pelayanan Publik untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai jenis pelayanan dalam satu tempat terdapat 18 instansi dan 149 jenis pelayanan didalamnya. Mulai dari mengurus perijinan, administrasi penduduk, serta pelyanan publik lainnya.

Foto : Bupati Bojonegoro, Hj. Anna Muawanah.

Penting diketahui, wilayah Bojonegoro sangat luas, secara administratif Kabupaten Bojonegoro ini memiliki 28 Kecamatan dan 430 desa didalammnya. Tentu tiap desa memiliki potensi sumber daya yang dapat dikelola sebagai objek pariwisata berbasis pedesaan. Mulai dari event, edukasi, sampai dengan objek wisata.

Untuk itu, lanjutnya. Pemkab berharap agar desa dapat kreatif dalam mengembangkan potensi yang dimiliki. Tahun 2019 yang masih membekas saat ini adalah penampilan ribuan tari thengul dan penyajian sego buwohan dalam pemecahan rekor muri dunia. Serta Bojonegoro menyapa dunia dalam Thengul International Folklore Festival bersama 4 Negara upacara peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74 di Istana Negara.

Diakhir sambutanya, pihaknya berterima kasih kepada bawahannya, mulai dari Pj Sekda, Asisten, Staf Ahli, Kabag, Kepala OPD, Camat dan lainnya yang telah membantu dan bekerja keras untuk merealisasikan kegiatan selama setahun ini.

“Terima kasih kepada semuanya, baik Pj Sekda, Asisten, Staf Ahli, Kabag, Kepala OPD, Camat dan lainnya yang telah bekerjasama dengan baik untuk melaksanakan 17 Program Prioritas untuk menuju Bojonegoro yang energik dan produktif,” tegasnya.

Hj. Anna Muawannah juga menyampaikan, bahwa satu tahun ini adalah  refleksi untuk kita semua, untuk pemerintah dan masyarakat, progres capaian dari beberapa program merupakan  pondasi dalam membangun Bojonegoro.

“Dalam menjalankan program tersebut masih banyak persoalan dan masalah yang harus dituntaskan agar Visi dan Misi Pembangunan Bojonegoro dapat terwujud. Hal ini juga dibutuhkan kolaborasi,  kontribusi, serta dukungan  dari seluruh masyarakat untuk menuju  Bojonegoro yang maju dan rakyatnya maskin sejahtera,” terang Hj. Anna Muawanah.

Sementara itu, acara terlihat berlangsung sangat semarak dengan kehadiran Dandim 0813 Bojonegoro – Letkol Inf Bambang Hariyanto, Kapolres Bojonegoro yang diwakili Kabag Osp Kompol Teguh Santoso, para Pemimpin Redaksi dan Kabiro berbagai media, baik cetak, televisi, media online. *[Bp]

data bojonegoro

LEAVE A REPLY