Inilah Komitmen Unigoro Dalam Pencegahan Korupsi

190
Foto : Ketua YSB – Unigoro, Mas Arief Januarso dan Rektor Unigoro, Slamet Kyswantoro, MM. saat bersama Kepala PN Bojonegoro, Muhaji SH., MH. serta lainnya yang usai menandatangani spanduk anti korupsi dalam Ospek Mahasiswa Unigoro 2017/2018, Sabtu (16/09/2017).

Bengawanpost.com, Bojonegoro – Sebanyak 678 Mahasiswa Universitas Bojonegoro (Unigoro) Tahun Akademik 2017 / 2018 mengikuti acara pembukaan Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (Ospek), di halaman Kampus Unigoro Jl. Lettu Suyitno Bojonegoro, Sabtu (16/09/2017).

Acara yang dibuka Ketua Yayasan Suyitno Bojonegoro (YSB) – Unigoro, Mas Arief Januarso ini, bertema “Dengan Ospek Mencetak Generasi Anti Korupsi”, dan Ospek berlangsung pada 16 – 17 September 2017 dengan berbagai acara yang menghadirkan berbagai narasumber.

Dalam sambutannya, Ketua YSB – Unigoro, Mas Arief Januarso berharap dengan ditanamkannya sikap anti korupsi sejak menjadi mahasiswa baru, maka para mahasiswa Unigoro kedepan bisa memiliki mental yang kuat serta mampu meminimalisir tindak korupsi.

“Unigoro berkomitmen mencegah korupsi yang sangat merugikan Bangsa dan Negara ini, diantaranya dengan pemberian mata kuliah anti korupsi kepada mahasiswa. Harapannya dengan hal tersebut, kedepan mahasiswa Unigoro memiliki mental yang kuat. Sehingga nantinya dapat menjadi pelopor generasi anti korupsi,” ujar Mas Arief Januarso.

Dalam kegiatan Ospek tahun 2017/2018 ini, dihadiri oleh Kepala Pengadilan Negeri Kabupaten Bojoengoro, Muhaji SH., MH, yang sekaligus untuk memberikan pengarahan dan pembekalan bagi para mahasiswa baru tentang tindak pindana korupsi.

“Sebenarnya kita mengundang Kajati tetapi karena ada halangan. Kami sengaja menghadirkan pihak kejaksaan agar para mahasiswa baru benar-benar mempunyai mental anti korupsi,” tambah Mas Arief Januarso..

Sementara itu Muhaji, SH., MH dalam pengarahannya menyatakan bahwa dalam praktek korupsi terdapat 30 jenis. Diantaranya adalah korupsi yang dapat menimbulkan kerugian keuangan Negara, suap menyuap dan penggelapan dalam jabatan.

“Para mahasiswa baru, ingatlah.. Saat kalian lulus dari Unigoro dan bekerja maka jangan sampai tergoda dengan sesuatu hal yang dampaknya merugikan negara dan diri sendiri. Karena tindakan korupsi bisa terjadi karena aspek individu,” tandas Muhaji.

Foto : Dosen Unigoro, Didik saat baksos Ospek Unigoro 2017/2018.

Perlu diketahui, dalam pembukaan ospek ini diawali dengan penandatanganan spanduk yang telah dibentangkan sebagai tanda bahwa generasi muda Unigoro anti korupsi. Dalam penandatangan tersebut diikuti oleh para undangan serta, staf kampus serta para mahasiswa.

Selain itu, pelaksanaan Ospek TA. 2017 / 2018 telah disiapkan secara detail untuk memperkenalkan kampus dengan materi berfokus pada akademik dan non akademik. Salah satunya mencakup softskill kepemimpinan, kerjasama, dan lain-lainnya tentang kehidupan kampus. Bahkan mahasiswa baru juga diajak untuk peduli lingkungan dengan baksos pembagian sembako kepada masyarakat yang membutuhkannya. *[Bp]

LEAVE A REPLY