Inilah Kepadatan Pengurusan Adminstrasi Kependudukan

329
Foto : Inilah saat Kepadatan Pengurusan Adminstrasi Kependudukan di Kantor Discapilduk Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur

Bengawanpost.com, Bojonegoro – Kebijakan pemerintah tentang rekap E Kartu Tanda Penduduk (E-KTP) bagi seluruh warga negara Republik Indonesia membawa dampak yang positif, dimana banyak warga yang melakukan perekapan dan mengajukan E-KTP sendiri.

“Setidaknya dalam sehari Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Discapilduk) Bojonegoro menerima kurang lebih 350 permohonan E KTP,” demikian ungkapan Kepala Bidang Administrasi Kependudukan Discapilduk Bojonegoro, Ferry. R saat ditemui media di ruang kerjanya, Kamis (08/09/2016) siang.

Lebih lanjut Ferry menjelaskan, ada dampak positif dengan adanya kebijakan pemerintah pusat ini, dimana warga Bojonegoro mau melakukan pendataan dan mengurus KTP mereka. Diakui Ferry selama ini mereka cenderung pasif, karena beranggapan sudah memiliki KTP. Padahal kebanyakan KTP mereka, adalah KTP lama yang belum menggunakan NIK.

“Saat ini saja di Capilduk ada 350 lebih permohonan baru setiap harinya, ini terjadi hampir sebulan lalu. Kebanyakan dari pemohon ini adalah orang-orang Bojonegoro yang berdomisili diluar daerah apakah mahasiswa atau pekerja, ditambah lagi adalah buruh migran yakni TKI dan TKW yang mencari nafkah diluar negeri,” ujarnya.

Selain itu, Ferry menjelaskan teknis perekapan E-KTP tidak hanya di Kantor Capilduk, namun bisa dimasing-masing wilayah, asal peralatan dan jaringan kondisinya baik. Menurutnya syarat kelengkapannya antara lain foto copy Kartu keluarga dan mengisi blanko pembuatan E-KTP.

“Kami menghimbau kepada warga, agar melakukan perekapan di kecamatan, jika terdapat kendala maka bisa ke Capilduk dengan melengkapi beberapa berkas. Lebih baik mengurus sendiri langsung ke Kecamatan atau Capilduk,” tandasnya.

Perlu diketahui, karena banyaknya permohonan yang harus diproses, maka E-KTP membutuhkan waktu maksimal 1 minggu. Namun jika sudah melakukan biometrik seperti sidik jari dan perekapan iris mata jauh lebih pendek. Berbeda dengan yang belum melakukan perekapan maka prosesnya jauh lebih lama karena data harus masuk di pusat terlebih dahulu.

Sementara itu, berdasarkan pengamatan media di Kantor Capilduk Bojonegoro, pengurusan adminstrasi kependudukan memang jauh lebih padat dari hari biasanya, kebanyakan adalah perekapan E-KTP dan pengambilan KTP yang sudah jadi. Demikian pula untuk pengajuan Kartu Keluarga (KK), untuk pemutakhiran KK yang belum menggunakan data siak. [Bp]

LEAVE A REPLY