Inilah Kegiatan Pattiro Surakarta di Mojodelik

686
Foto : Saat NGO Pattiro Surakarta adakan Diskusi pemberdayaan Kader Posyandu di Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro

Bengawanpost.com, Bojonegoro – Bertempat di Balai Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, NGO Pattiro Surakarta kembali mendampingi Diskusi pemberdayaan kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), pada Kamis (01/08/2016). Pendampingan yang didukung Exxon Mobil Cepu Limited (EMCL) ini, guna mendukung terwujudnya program Gerakan Desa Sehat dan Cerdas (GDSC) Bojonegoro.

Dengan mengambil tema “Merencanakan upaya pembangunan Desa sehat”. Diskusi dihadiri 38 orang terdiri dari kader Posyandu Desa Mojodelik dan Desa Bonorejo, Kecamatan Gayam. Juga perwakilan EMCL, Edi Arta  dan Slamet Riyadi, Spesialis Kesehatan Masyarakat, Umi Fadzilah, Program Manager Pattiro, Tohar Muchlasin,  serta Pendamping Pattiro Riska bersama Mimin.

Menurut perwakilan EMCL, Edi Arta, “Untuk mendukung terwujudnya program GDSC Pemkab Bojonegoro. Maka EMCL selalu mendukung pemberdayaan kader Posyandu yang difasilitasi oleh NGO Pattiro Surakarta dalam meningkatkan kesehatan masyarakat didesanya. Bahkan di Desa Ngraho pemberdayaan kader Posyandu sekaligus membentuk koperasi,” ungkapnya.

Selain itu, Program Manager Pattiro, Tohar Muchlasin menyampaikan bahwa, kegiatannya dilakukan di 12 Desa Kecamatan Gayam. Harapannya kader-kader Posyandu dapat meningkatkan kapasitasnya, dan mampu memberikan solusi terhadap permasalahan kesehatan masyarakat sekitar. Mulai dari mengetahui data Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) sampai penyakit endemic seperti diare, DB, Diabetes, dan lainnya.

“Hasil diskusi hari ini, diharapkan kader-kader Posyandu bisa memberikan alternative solusi dalam meningkatkan kesehatan masyarakat didesanya. Untuk itu, Pattiro Surakarta bersama Kader Posyandu ini akan berjuang mewujudkannya pada Forum Multi stakeholder (FMS) yang melibatkan Pemerintahan Desa dan Bidan Desa setempat,” harapnya.

Sementara itu, kegiatan diskusi berlangsung seru dengan dibagi menjadi 3 kelompok. Masing-masing kelompok diajak menggali informasi terkait peningkatan layanan pada masyarakat sekitarnya. Hingga menjelang siang, puluhan wanita peduli kesehatan tersebut tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan sampai selesai. [Min/Red]

LEAVE A REPLY