Inilah Cara Sukses Berwirausaha ala BIW-UB Malang

446
Foto : Wendra G Rohmah, S.TP. MP. (BIW-UB), saat jadi narasumber pelatihan usaha bagi KRTP penerima program Jalin Matra PFK Jatim, di Balai Desa Cendono, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (12/12/2018).

Bengawanpost.com, Bojonegoro – Bertempat di Balai Desa Cendono, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (12/12/2018), Badan Inkubator Wirausaha Univeritas Brawijaya (BIW-UB) Malang memberikan “Pelatihan Usaha Bagi Kepala Rumah Tangga Perempuan (KRTP) Penerima Program Jalin Matra Penanggulangan Feminasasi Kemiskinan (PFK) di Provinsi Jawa Timur”.

Pelatihan yang bertujuan untuk menjadikan perempuan sukses berwirausaha ini,  bekerjasama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa timur (DPMD Jatim), dan diikuti oleh 25 ibu-ibu KRTP yang menjadi sasaran program Jalin Matra PFK di Kabupaten Bojonegoro.

Wendra G Rohmah, S.TP. MP., selaku narasumber dari BIW-UB Malang memberikan banyak ilmu kepada peserta pelatihan, diantaranya adalah trik dan tips atau cara untuk menjadi perempuan yang sukses berwirausaha.

“Modal terpenting dalam berwirausaha adalah keberanian dan kemauan diri untuk membuka usaha bu. Selain itu, penerapan teknik pemasaran yang tepat juga sangat berpengaruh,” jelas Pemerhati Pangan dan Dosen UB Malang ini.

Selanjutnya usai materi, terlihat para peserta sangat antusias mengikuti dan mempratekkan apa yang disampaikan instruktur selama kegiatan berlangsung. Mulai dari proses pembersihan bahan baku, memasak hingga mengemas produk yang telah dibuat. Adapun produk yang dibuat dalam pelatihan ini adalah tape pisang, dan empon-empon instan (jahe, kunyit dan temulawak).

Sementara itu, Mujib Burhani, selaku Koordinator Tim Pendamping Program Jalin Matra PFK Provinsi Jatim di Kabupaten Bojonegoro berharap, semoga kegiatan ini bisa memberikan motivasi bagi KRTP untuk tidak ragu lagi membuka usaha.

“Alhamdulillah… Saat ini diadakan pelatihan di Desa Cendono. Sehingga ibu-ibu nantinya bisa menerapkan ilmu dan pulang dengan niatan buka usaha. Serta semoga bantuan maupun ilmu yang diterima menjadi berkah.. Aamiin,” harap Mujib.

Masih dalam kesempatan ini, perwakilan DPMD Propinsi Jatim, A. Ghofur dalam sambutannya menyampaikan pentingnya skill baru untuk masyarakat dan pertangungjawaban program wajib dilakukan baik secara publik dan administratif.

“Hari ini ibu-ibu mendapatkan ilmu dan skill baru, dan Program Jalin Matra PFK diterimakan merupakan program yang bertujuan untuk pengentasan kemiskinan dan di fasilitasi oleh pihak desa. Sehingga pihak desa pun wajib menyampaikan pertanggungjawaban baik secara publik dan administrasif,” ucap Ghofur.

Penting diketahui, pelatihan serupa juga telah diadakan dibeberapa Kabupaten Se- Jatim. Seperti di Kabupaten Gresik, Malang, Blitar, Jember, Bondowoso, Kediri, Mojokerto, Jombang, dan Kabupaten Tulungagung. *[Min / Bp]

data bojonegoro

LEAVE A REPLY