Inilah Blok Nona Kedungadem Bojonegoro

1115
Gambar Ilustrasi Migas

Bengawanpost.com, Bojonegoro – Telah ditemukan cadangan sumber minyak dan gas (Migas) dalam bentuk sumur bekas peninggalan Belanda sekitar 17 titik di Desa Tondomulyo Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur. Tondomulo sendiri masuk kawasan yang disebut dengan Blok Nona, yakni meliputi kabupten Bojonegoro, Lamongan dan Jombang.

Menurut Camat Kedungadem melalui Sekretaris Camat Kedungadem, Mahmudi, S.Sos, MM., mengungkapkan, “Tepatnya di Desa Tondomulo Kecamatan Kedungadem, telah ditemukan sekitar 17 titik sumur yang mengandung migas peninggalan Belanda dan letaknya di tengah hutan,” kata Mahmudi kepada bengawanpost.com (Kamis, 05/05/2016).

Letak Desa Tondomulo termasuk salah satu desa terpelosok di ujung timur Kabupaten Bojonegoro, yang berbatasan langsung dengan Kabupten Lamongan dan Kabupaten Jombang. Mahmudi mengungkapkan, beberapa waktu lalu ada koperasi yang berniat mengelolanya tapi belum dapat direalisasikan karena sumur bekas belanda itu masih pengkajian aturannya oleh beberapa pihak.

Sementara itu, saat disinggung oleh bengawanpost.com terkait potensi destinasi wisata sumur tua, Mahmudi mengatakan, “Kondisi geografisnya terlalu masuk ke dalam hutan, sehingga agak lumayan sulit untuk dibuat destinasi wisata,” ujar Mahmudi.

Memang sejak ditemukan Migas dan beroperasinya blok cepu di Kecamatan Ngayam, Pembangunan di Kabupaten Bojonegoro meningkat pesat, apalagi produksi migas di blok cepu pada pertengahan tahun 2016 ini mengalami puncaknya. Harapannya dengan ditemukan Blok Nona ini juga dapat dinikmati dan mensejahterakan masyarakat. [Wan/Id]

LEAVE A REPLY