Ini Pernyataan Sikap FKUB Bojonegoro di Pilkada 2018

75
Foto : Pj. Bupati Bojonegoro, Dr. H. Suprianto bersama Forkopimda, dan Ketua FKUB Bojonegoro, KH. Alamul Huda Masyhur, juga Kepala Kantor Kemenag Bojonegoro, M. Syamsuri, M. Pd., serta para paslon Cabup – Cawabup Bojonegoro maupun tokoh lainnya, saat deklarasi seruan moral Pilkada damai, Rabu (16/05/2018).

Bengawanpost.com, Bojonegoro – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro sekaligus Pembina Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bojonegoro, M. Syamsuri, M. Pd. memimpin do’a acara deklarasi seruan moral Pilkada damai.

“Kami selalu mendukung upaya untuk mewujudkan Pilkada Bojonegoro tahun 2018 bisa berlangsung secara jurdil dan kondusif,” ujar Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bojonegoro, M. Syamsuri, M. Pd. kepada awak media usai acara tersebut, di Kantor FKUB – Jl. Trunojoyo Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu (16/05/2018).

Sementara itu, KH Alamul Huda Masyhur, selaku Ketua FKUB Bojonegoro yang merupakan penyelenggara acara ini menyampaikan, untuk menciptakan Pilkada yang damai. Maka diserukan kepada tim sukses dan pendukung paslon Cabup – Cawabup Bojonegoro agar senantiasa bersikap jujur, adil, bersih, dan tanpa politik uang.

“Kepada para Paslon dan pendukungnya. Marilah berpolitik secara dewasa dengan tidak melakukan kampanye hitam yang bisa menyebabkan terjadinya konflik horizontal. Selain itu, kami mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya secara baik dan bertanggungjawab,” pesan KH. Alamul Huda Masyhur.

Foto : Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bojonegoro, M. Syamsuri, M. Pd., saat memimpin do’a acara deklarasi seruan moral Pilkada damai, Rabu (16/05/2018).

Untuk diketahui, deklarasi ini selain dari unsur Islam juga dikuti berbagai perwakilan unsur agama. Diantaranya dari Buddha, Hari Widodo, unsur Kristen, Pdt. Stevanus Semianta, unsur Katolik, Romo Antonus Yuni Wimarta, unsur Konghucu, Santoso, dan unsur agama Hindu, I Ketut Sulasta.

Serta diikuti pula Pj. Bupati Bojonegoro, Dr. H. Suprianto bersama Forkopimda, KPU, Panwaskab, Tokoh Pemuda, Tokoh Masyarakat dan para Paslon Cabup – Cawabup Bojonegoro, serta undangan lainnya.

Bahkan selain deklarasi Pilkada damai, dalam agenda deklarasi tersebut juga mengutuk aksi terorisme. Dan kegiatan tersebut ditandai dengan penandatanganan naskah seruan oleh perwakilan umat beragama Se- Kabupaten Bojonegoro. *[Bp]

LEAVE A REPLY