Ingin Jadi Pengusaha Pertanian, Taruna Tani Gayam Berlatih Pemasaran Online

363
Foto : Manajer program SLP LPPM Unigoro sekaligus Ketua YSB - Unigoro, Mas Arief Januarso (Tengah) bersama Taruna Tani 4 Desa Se- Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, saat usai pelatihan pengelolaan online untuk pemasaran komoditas pertaniannya, Jum'at (23/03/2018).

Bengawanpost.com, Bojonegoro – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Bojonegoro (Unigoro) pada Jum’at (23/03/2018) siang menggelar pelatihan pemasaran dan pengelolaan online bagi Taruna Tani dari Desa Gayam, Brabowan, Mojodelik dan Bonorejo, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Kegiatan yang berlangsung di Rumah Belajar Petani Kecamatan Gayam tersebut membahas tentang strategi dan pemanfaatan website dan media sosial (Medsos) sebagai sarana pemasaran hasil pertanian.

Dalam pelaksanaannya pihak LPPM Unigoro menghadirkan narasumber Anka Mulia Ikhsan, pelaku usaha jual beli online yang sudah cukup lama berkecimpung dalam bisnis tersebut.

Selain itu, hadir pula perwakilan Exxon Mobil Cepu Limited (EMCL) selaku mitra LPPM dalam pelaksanaan program Sekolah Lapang Pertanian (SLP) dan Ketua Yayasan Suyitno Bojonegoro (YSB) – Unigoro, Mas Arief Januarso juga merupakan seorang pengusaha sukses dari Bojonegoro.

Dalam materinya, narasumber Anka Mulia Ikhsan banyak membahas ihwal pengalamannya selama menjalani bisnis online hingga kini memiliki omset yang cukup besar.

Ia juga menjelaskans secara rinci alur melakukan bisnis online hingga barang atau produk yang dijual dapat diterima dan laku di pasaran.

“Untuk bisnis online, kita memang harus bisa terlebih dahulu mengidentifikasi barang yang akan kita jual agar mudah dalam memasarkannya, dan menonjolkan keunggulannya agar menarik minat konsumen,” ujar pria yang aktif berjual beli barang perhiasan dari mutiara dan aksesoris tersebut.

Menurutnya, dalam hal memasarkan produk hasil pertanian juga tidak terlalu berbeda caranya, salah satunya dengan menemukan basis market yang sesuai dan mampu menonjolkan produknya untuk dapat dilirik pembeli.

Foto : Ahli bisnis online (E-Commerce), Anka Mulia Ikhsan, saat menjadi narasumber pelatihan pengelolaan online untuk pemasaran komoditas pertanian, di Rumah Belajar Petani Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Jum’at (23/03/2018) siang.

Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua YSB – Unigoro, Mas Arief Januarso yang mengatakan bahwa saat ini anak – anak muda yang menjadi petani harus mampu mengikuti perubahan zaman dan perilaku pembeli dalam melihat peluang.

Ditambahkannya, denagn banyaknya E-Commerce yang ada saat ini harus mampu dimanfaatkan dalam hal memasarkan hasil pertanian yang ada, jadi otomatis peluang sukses di marketing online juga sangat lebar,”

“Saya yakin taruna tani yang hadir saat ini semuanya tahu dan sudah familiar dengan medsos dan website jual beli online, dalam hal ini kita memang harus mengubah mindset dan cara marketing produk pertanian agar dapat dibeli oleh banyak orang tidak terbatas di Bojonegoro,” terang Mas Arief Januarso.

Penting diketahui, kegiatan pendampingan yang dilakukan LPPM Unigoro kepada Taruna Tani di Kecamatan Gayam dalam program SLP ini dilakukan sejak pelatihan awal yakni Motivasi menjadi pengusaha pertanian, Pembuatan pupuk, Pemilihan tanaman hingga pemasaran.

Dengan dukungan penuh dari EMCL, kegiatan ini diharapkan akan mencetak pengusaha pertanian muda yang unggul di Kecamatan Gayam pada khususnya dan Bojonegoro pada umumnya. *[Bp]

LEAVE A REPLY