IKA UINSA Sumenep Siap Berdayakan Potensi Lokal

768
Foto : Rapat IKA UINSA Kabuapten Sumenep, Jawa Timur untuk persiapan pelantikan Pengurus IKA UINSA se- Madura, Kamis (29/12/2016).

Bengawanpost.com, Sumenep – Menyadari kekuatan alumni adalah aset luar biasa, karena keberhasilan almuni merupakan cermin keberhasilan kampus Maka Ikatan Alumni Universitas Islam Sunan Ampel Surabaya (IKA UINSA) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur mulai rapatkan barisan pasca terpilihnya pengurus inti pada 27 juni 2016.

Pertemuan yang berlangsung di sekretariat sementara IKA UINSA Sumenep ini, selain merumuskan Rencana Strategis (Renstra) lembaga, juga dalam rangka menyusun kepengurusan secara lengkap menjelang pengukuhan yang direncanakan serentak se- Madura dalam waktu dekat ini.

Ketua IKA UINSA Sumenep Hambali Rasyidi dalam arahannya mengatakan, keberadaan alumni UINSA di Sumenep sangat penting, mengingat potensi setiap alumni bisa disinergikan dengan semua pihak demi memberdayakan potensi lokal.

“Semua tahu potensi alumni UINSA, tinggal bagaimana dan dimana kita akan memposisikan diri. Tentu perlu bersinergi dengan pemerintah dan pihak terkait lainnya untuk terus mengembangkan Sumenep kedepan,” katanya, Kamis (29/12/2016).

Selain itu, Hambali mengungkapkan beberapa fungsi pentingnya keberadaan IKA UINSA ini. Diantaranya IKA UINSA akan menjadi basis evaluasi dengan wujud percepatan data alumni. Kedua, ikatan almuni adalah humas kampus. Ketiga, ikatan alumni adalah mitra produksi ide dan gagasan.

“Selain hal tersebut, IKA UINSA ini bisa menjadi kepanjangan tangan kebutuhan teknis program kampus seperti penyiapan calon sarjana, rekruitmen mahasiswa, PKL, KKN, penelitian, ekspos penelitian, hingga kerjasama kelembagaan,” ungkap Hambali.

Sementara ketika disinggung kevacuman pasca terpilihnya pengurus inti, Sekretaris terpilih Supardi menjelaskan, sejak pengurus inti IKA UINSA terbentuk, banyak pertanyaan tentang keberadaan organisasi alumni yang dikomandani Menpora RI Imam Nahrawi ini.

“Banyak pertanyaan memang tentang keberadaan organisasi kami, sebab struktur intinya sudah terbentuk tapi kok sepi-sepi saja. Makanya kami berkumpul hari ini untuk menjawab kebingungan teman-teman semua,” pungkas Supardi. *[Nik/Red]

LEAVE A REPLY