Harvester Mudahkan Panen Padi..!! Petani Aspresiasi Babinsa Koramil Kedungadem

1013
Foto : Babinsa Koramil 0813-08/Kedungadem, Sertu Muplikun, saat memanen padi bersama Poktan Amanah - Desa Sidorejo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Senin (05/03/2018).

Bengawanpost.com, Bojonegoro – Sepak terjang para Babinsa dalam membantu para petani padi guna meningkatkan hasil panen terus digencarkan dalam program Ketahanan Pangan Nasional UPSUS PAJALE (Upaya Khusus Peningkatan Produksi Padi, Jagung dan Kedelai).

Tak terkecuali dengan apa yang dilakukan oleh para Babinsa di wilayah teritorial Kodim 0813/Bojonegoro. Melalui jajaran Koramilnya, upaya peningkatan hasil panen petani padi ini senantiasa dilaksanakan secara kontinyu dengan dasar MOU UPSUS PAJALE antara TNI AD dengan Kementerian Pertanian RI tersebut.

Maka dengan dasar itulah menjadi pemecut semangat Babinsa Koramil 0813-08/Kedungadem, Sertu Muplikun untuk membantu pendampingan para petani padi mulai dari penyiapan lahan, penyemaian bibit, pemeliharaan tanaman dan masa panen.

Seperti saat memasuki masa panen padi ini, Sertu Muplikun membantu Bpk. Lik Pariyanto, salah seorang petani dari Poktan Amanah Desa Sidorejo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur dalam memanen padi di lahannya seluas 8 Ha.

Sertu Muplikun menyampaikan, bahwa dengan menggunakan Alsintan (Alat dan mesin pertanian) Harvester bantuan dari Kementan RI ini sangat memudahkan para petani dalam memanen padi.

“Harvester ini sangat menghemat tenaga dan juga memangkas lebih signifikan waktu panen, sehingga dalam waktu yang relatif singkat kami mampu menyelesaikan panen di lahan seluas 8 Ha dengan kalkulasi hasil sebanyak 48 ton,” ujar Sertu Muplikun, usai membantu panen padi tersebut, Senin (05/03/2018).

Sementara itu menurut Bpk. Lik Pariyanto, bekerjasama dengan Babinsa sangat menyenangkan, terlebih bisa dikatakan mereka para Babinsa ini ALL OUT membantu para petani padi.

“Saya merasa terbantu sekali dengan hadirnya peralatan Harvester yang dibawa Babinsa, sehingga mampu memangkas biaya operasional panen dan juga waktu, disamping itu juga kita bisa segera mengeringkan gabah hasil panenan ini,” tutur Bpk. Lik Pariyanto seraya berterima kasih. [Bp]

LEAVE A REPLY